Home Authors Posts by Dias Mahendra

Dias Mahendra

4119 POSTS 0 COMMENTS
Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

0 68

Suzuki Jimny 2018, Sudah bukan rahasia lagi bahwa Suzuki tengah bersiap menghadirkan Jimny generasi terbaru. Tidak hanya itu, beberapa orang juga berhasil mengabadikan mobil baru Suzuki ini. Hal ini juga menandakan bahwa Suzuki Jimny terbaru siap dirilis dalam waktu dekat.

Menurut informasi mobil SUV Suzuki ini akan dihadirkan pada 5 Juli 2018 mendatang. Selain itu juga ada informasi menarik lainnya. Nantinya juga akan tersedia Jimny Sierra. Model ini pernah ada di generasi kedua Jimny. Disebutkan bahwa Suzuki Jimny Sierra mempunyai dimensi dan mesin yang lebih besar.

Suzuki Jimny generasi terbaru terlihat mempunyai tampilan yang terkesan klasik. Jika dicermati Suzuki memberikan sentuhan desain ala Jimny jangkrik pada mobil barunya.

Di bagian depan terdapat grille dengan slot tegak, dengan diapit lampu bulat yang membuat kesan retro semakin kental. Belum lagi desain Jimny 2018 yang terkesan serba mengotak sehingga membuatnya terlihat kaku. Suzuki juga menambahkan over fender untuk memperkuat kesan off roader.

Berpindah ke bagian buritan, terdapat bumper tipis dengan lampu belakang yang didesain sederhana. Mobil ini juga dilengkapi dengan ban cadangan yang dipasangkan di pintu belakang. Suzuki Jimny terbaru ini mengandalkan platform ladder frame yang unggul dalam melalui berbagai jenis medan.

Sisi interior juga tak luput dari bocoran. Mobil SUV mungil ini mengusung dashboard dengan desain kotak dan tegak yang menjadi ciri khas Jimny. Selain itu juga terdapat pegangan tangan untuk penumpang.

Suzuki Jimny 2018 mempunyai ventilasi AC dengan desain bulat, dengan sentuhan modern berupa layar multimedia layar sentuh 7,0 inci dengan Apple CarPlay dan Android yang tersemat di bagian tengah. Juga terdapat kontrol AC otomatis, Cruise Control, tombol starter hingga pengereman darurat otonom dengan deteksi pejalan kaki.

Kesan jadul tampak berkat setir dengan desain lama, yakni palang tiga plus tombol klakson besar di bagian tengah. Hanya saja untuk beberapa varian Suzuki sudah melengkapinya dengan tombol pengatur sistem multimedia.

Kabin Jimny terbaru ini tetap minimalis namun fungsional. Terlihat dari bodinya yang tampak polos tanpa balutan trim dan juga jok yang berwarna hitam dengan material kain.

Baca juga: 10 Fitur Baru Suzuki SX4 S-Cross 2018

Suzuki Jimny untuk pasar Jepang dikatakan akan mengandalkan mesin berkapasitas 660 cc. Hal ini bertujuan untuk memenuhi regulasi Kei Car yang membuat pabrikan bisa memperoleh insentif perpajakan dari pemerintah.

Mesin itu dikombinasikan dengan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan dengan sistem penggerak roda AWD. Lain halnya dengan Suzuki JImny Sierra yang kabarnya akan ditujukan untuk pasar di luar Jepang.

Yang membedakan terlihat dari sektor dapur pacu, dimana mobil ini mengandalkan mesin berkapasitas 1.500 cc sistem penggerak dan pilihan transmisi yang serupa. Dua mesin dengan konfigurasi tiga silinder itu dapat mengeluarkan tenaga sebesar 63 bhp dan 100 bhp.

Di sisi lain ada yang memperkirakan Suzuki Jimny juga dipasarkan dalam opsi mesin 1.0 liter Boosterjet turbo yang mampu mengeluarkan daya hingga 101 bhp dengan torsi 150 Nm serta mesin diesel 1.3 liter dengan output tenaga 74 bhp dan torsi 190 Nm. Diharapkan Suzuki juga menawarkan penggerak roda sistem Allgrip Pro 4×4.

Suzuki Jimny nantinya akan ditawarkan dalam dua varian, yakni standar dan Sierra. Bedanya untuk varian Sierra dilengkapi dengan lebih banyak fitur dan juga lebih handal untuk melibas medan off road. Kedua varian ini dibagi kedalam tiga model, yakni XG, XL dan XC.

Menariknya Suzuki Jimny 2018 juga tersedia dalam dua skema warna. Yakni warna dual tone dengan atap hitam dan warna bodi berbeda, antara lain Kinetic Yellow, Brisk Blue Metallic dan Chiffon Ivory Metallic. Sedangkan untuk warna single-tone tersedia dalam pilihan Jungle Green, Bluish Black Pearl 3, Medium Grey, Silky Silver Metallic dan Superior White.

Tawaran Suzuki Jimny terbaru ini terasa signifikan dibanding generasi sebelumnya. Desainnya yang berubah total dengan dimensi yang kompak bisa menjadi modal utama untuk memikat hati pecinta off-road, khususnya penggemar loyal Suzuki Jimny. Apalagi ground clearance mobil ini tinggi dan platform ladder frame dengan suspensi 3-link rigid-axle sehingga akan lebih mudah melewati jalur yang sulit.

Perlu dicatat, mobil baru ini akan menjadi generasi kelima dari Jimny. Akan tetapi di beberapa negara model ini menjadi generasi keempat karena produksi 2017 menjadi produk Japan Domestic Market.

Mobil legendaris Suzuki ini dipasarkan pertama kali diperkenalkan di tahun 1970. Mobil ini menjadi compact 4WD pertama dan satu-satunya di segmen mobil kecil. Lalu generasi kedua Suzuki Jimny hadir di tahun 1981.

Berlanjut di tahun 1998 Suzuki menghadirkan Jimny dengan model yang lebih garang dari sebelumnya. Pembaruan selanjutnya dilakukan di tahun 2017 dengan lampu kotak dan grill yang mirip dengan milik Jeep. Hanya saja respon masyarakat kurang baik meski di Indonesia model ini berhasil ludes terjual.

0 57

Honda HR-V 2018, Ada kabar baik yang datang dari Negeri Gajah Putih, Thailand. Belum lama ini Honda menghadirkan HR-V facelift di sana. Pabrikan mobil asal Jepang itu memberikan ubahan ringan pada crossover andalannya.

Hal ini terlihat dari bagian bumper depan dan grille yang lebih segar dengan desain baru. Tidak hanya itu, lampu depan juga turut mendapat ubahan. Honda HR-V 2018 mengusung headlight LED tipe reflektor yang serupa dengan Civic.

Tidak hanya itu, Honda HR-V facelift untuk pasar Thailand juga dilengkapi dengan fitur LaneWatch dengan monitoring blind spot berbasis kamera dan pengereman darurat otomatis. Fitur ini sebelumnya sudah hadir pada dua mobil Honda lain, yakni Honda CR-V dan Accord.

Lebih lanjut, monitor blind spot mengandalkan kamera di spion sisi kiri. Objek yang ada di kamera nantinya akan ditampilkan di layar infotainment saat sein kiri menyala. Dengan begitu pengemudi dapat melihat dengan jelas kendaraan di sekitarnya yang tidak terhalang karena berada di blind spot.

Lalu untuk pengereman darurat otomatis atau juga disebut City Brake Assist fungsinya untuk memudahkan pengemudi ketika berkendara. Pengereman ini dapat bekerja otomatis saat mobil dipacu dalam kecepatan di bawah 30 km/jam.

Fitur ini akan mencegah tabrakan dengan menerapkan pengereman otomatis. Fitur City Brake Assist juga bermanfaat mencegah mobil meluncur saat pengemudi salah injak pedal gas.

Baca juga: Honda Brio 2018 Rilis di GIIAS?

Masih ada tawaran menarik lainnya. Honda juga menawarkan varian RS yang dipermanis dengan bodykit sporty dan pelek 17 inci yang membuatnya terlihat lebih menarik. Honda HR-V 2018 juga mempunyai fitur panoramic sunroof yang akan membuatnya terkesan lebih mewah.

Di dapur pacu Honda HR-V tetap mengandalkan mesin lama. Mobil ini dijual dengan dukungan mesin bensin SOHC berkapasitas 1.8 liter i-VTEC yang dikombinasikan dengan transmisi otomatis CVT. Tenaga yang dihasilkan mesin ini disalurkan ke penggerak roda depan.

Lantas berapa harga mobil baru Honda ini?

Di Thailand harga Honda HR-V 2018 mulai 949.000 baht atau sekitar Rp 404,2 jutaan sampai dengan 1.059.000 baht atau mencapai Rp 451 jutaan. Mobil Honda ini terbagi menjadi tiga pilihan tipe dengan banderol harga yang berbeda.

Mengingat Honda HR-V juga dipasarkan di Indonesia dan juga di negara tetangga sudah dirilis, bukan tidak mungkin HR-V di Tanah Air juga ikut berubah. Hanya saja belum ada informasi resmi dari Honda Indonesia. Kita tunggu saja kabar selanjutnya.

0 88

DFSK Glory 580, Mobil SUV baru asal China, Glory 580 mempunyai beberapa keunggulan yang memuatnya menarik untuk dibeli. Sebelumnya kami juga telah memaparkan apa saja yang menarik dari DFSK Glory 580.

Akan tetapi tidak ada mobil yang sempurna. Di balik kelebihan juga ada kekurangan. Hal ini juga berlaku pada mobil DFSK ini. Setidaknya ada 4 kekurangan dari mobil ini. Berikut detail selengkapnya yang bisa Anda simak.

Kualitas Material

Kualitas material Glory 580 menjadi kekurangan yang pertama. Mobil ini sebenarnya mempunyai build quality yang bagus, dengan lapisan metal bodi yang tebal. Hanya saja material di beberapa bagian mobil ini, baik di eksterior dan interior terkesan murahan saat dilihat maupun disentuh.

Harga mobil ini memang tergolong murah untuk sebuah SUV medium. Akan tetapi bila membandingkannya dengan mobil dengan harga serupa, yakni Rp 240-300 jutaan maka ada beberapa pilihan lain dengan material yang lebih solid.

Desain

Selain kualitas material, desain dari mobil SUV ini juga perlu menjadi perhatian. Mobil ini terasa kalah menarik dari mobil keluaran baru lainnya lantaran desain yang kurang modern.

Di samping itu sisi orisinalitas DFSK Glory 580 juga sangat sedikit. Sebab banyak bagian dari mobil ini yang mengambil dari desain mobil lain.

Seperti bagian depan yang tampak mirip dengan Honda CR-V generasi lama atau generasi keempat. Lalu juga terdapat bagian yang menyerupai Volkswagen Tiguan generasi pertama dan Kia Sportage generasi ketiga.

Bahkan bagian samping, terutama pilar D mirip dengan Hyundai Santa Fe. Lalu bagian buritan tampak mirip Audi Q5.

Jika ingin membeli SUV baru dan Anda sangat mempertimbangkan sisi desain, maka hal ini perlu Anda pikirkan matang-matang. Kebanyakan mobil asal Negeri Tirai Bambu mengusung desain yang terinspirasi dari mobil-mobil dari merek lain. Tidak hanya itu, bahkan juga ada merek yang benar-benar menjiplak desain mobil Eropa dan diterapkan pada produk mereka.

Fitur

DFSK Glory 580 sebenarnya dilengkapi dengan berbagai fitur menarik. Seperti peranti elektrikal untuk fitur keselamatan, kenyamanan, keamanan dan lain sebagainya. Hanya saja fitur yang sangat melimpah ini juga menyimpan risiko. Semakin banyak fitur maka peluang kerusakannya juga semakin besar.

Baca juga: 3 Kelebihan DFSK Glory 580

Tidak hanya itu, ada fitur penting yang terlupakan pada mobil SUV ini. Glory 580 tidak dilengkapi dengan informasi konsumsi bahan bakar secara real time maupun rata-rata di bagian Multi-Information Display (MID). Alhasil jika pengemudi ingin mengetahui konsumsi bahan bakar yang dihasilkan dari gaya mengemudi harus menghitungnya melalui metode full to full.

Brand Image dan Layanan Purnajual

Lantaran merupakan merek baru, maka kedua poin ini menjadi perhatian penting. banyak orang yang belum mengenal merek DFSK. Selain itu masih ada anggapan miring seputar mobil China di tengah masyarakat Indonesia.

Apalagi untuk saat ini fakta durabilitas dan reliabilitas produk DFSK juga belum bisa terjawab karena memang produknya baru saja hadir di Indonesia. Meski begitu PT Sokonindo Automobile berusaha membuat konsumen percaya dengan menawarkan garansi selama 7 tahun atau 150.000 km.

Sayangnya pertanyaan lain muncul, yaitu jaringan purnajualnya. Saat ini layanan purnajual DFSK masih sedikit. Ke depannya DFSK menjanjikan akan membuka 50 diler resmi hingga akhir tahun ini.

Itulah beberapa kekurangan dari DFSK Glory 580. Anda bisa menjadikannya bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli Glory 580.

Mobil SUV dengan harga terjangkau memang menarik hati. Apalagi fitur yang ditawarkan pun melimpah. Hanya saja kelebihan dan kekurangan DFSK Glory 580 juga patut menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk membelinya.

0 111

Mobil Nissan Terbaru, Persaingan pasar mobil di Indonesia semakin memanas. Merek-merek yang terjun di Indonesia harus melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan posisinya di Indonesia. Salah satu langkah yang diambil kebanyakan merek adalah dengan menghadirkan mobil baru. Hal inilah yang juga akan dilakukan oleh Nissan Motor Indonesia (NMI).

Agen pemegang merek Nissan di Tanah Air itu berencana untuk menghadirkan mobil baru. Menariknya akan ada dua produk baru yang akan diluncurkan nanti.  Salah satu di antaranya adalah Nissan Terra.

Sebagai informasi, Terra baru saja resmi dirilis di Filipina. Mobil ini akan terjun di segmen SUV dan akan berhadapan dengan Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport.

Sedangkan satu mobil baru lainnya dari Nissan adalah model MPV. Hanya saja NMI belum bersedia membocorkan mobil keluarga apa yang akan dihadirkan itu.

“Nissan Terra akan kami hadirkan di Indonesia. Namun, untuk waktu peluncurannya belum bisa kami informasikan saat ini,” kata Eiichi Koito, Presiden Direktur NMI, mengutip dari laman Liputan6.

Meski begitu ada dugaan bahwa Nissan Indonesia akan memperkenalkan Nissan Serena 2018. Dugaan ini terlihat dari unggahan foto seorang pengguna Instagram yang menunjukkan MPV Nissan kotak dengan pintu geser yang sedang melakukan uji jalan. Mobil itu memang sedikit susah ditebak lantaran ditutupi lapisan hitam, termasuk bagian lampu.

Menurut pemilik akun foto itu diambil di daerah Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat. Wilayah jalanan yang menanjak dan berliku dinilai tepat untuk pengujian mobil.

Informasi lebih lanjut, Nissan Serena 2018 adalah generasi kelima dari Serena dengan sentuhan perubahan yang cukup mencolok. Mulai dari desain eksterior, interior hingga fitur yang disematkan.

Baca juga: Nissan Terra, Rival Fortuner dan Pajero Sport

Serena terbaru dilengkapi dengan berbagai teknologi baru. Salah satunya adalah ProPilot yang merupakan sistem cruise control semi otonom yang cerdas dan dapat membaca jarak dengan mobil depan. Kemampuan lainnya adalah mempertahankan posisi di jalur tengah. Sayangnya belum dapat dipastikan apakah fitur ini juga tersedia untuk Serena versi Indonesia.

Di samping itu mobil MPV ini juga dilengkapi dengan teknologi Nissan S-Hybrid. Teknologi ini bukan sistem hybrid sepenuhnya, melainkan pendamping mesin untuk bergerak. Tugasnya untuk menyimpan listrik regenerative yang dihasilkan dari pengereman atau deselerasi lalu memberikan energi untuk AC, sistem multimedia dan fitur lain yang membutuhkan listrik.

Oleh karenanya tidak terdapat baterai besar yang mengurangi kapasitas bagasi. Nissan Serena 2018 juga dibekali Energy Control Motor atau disebut ECO dan baterai kecil yang diletakkan di ruang mesin. ECO berfungsi menyediakan listrik sekaligus membantu starter mobil.

Di beberapa negara yang sudah menjual Serena terbaru ini menawarkannya berikut mesin 4 silinder MR20DD yang sama seperti sebelumnya. Mesin ini dapat mengeluarkan tenaga hingga 147 PS dengan torsi 210 Nm. Transmisinya memakai XTronic CVT dan ditemani sistem penggerak roda depan.

0 84

Honda HR-V 2018, Ternyata tidak hanya Honda Prospect Motor saja yang ingin menghadirkan mobil baru. Honda Thailand juga akan menghadirkan mobil terbaru di Negeri Gajah Putih. Hal ini terungkap dari foto yang menampilkan siluet mobil Honda dengan lampu depan yang menyala plus tulisan ‘What’s Calling You?’.

Walaupun tidak ditunjukkan dengan jelas, sudah bisa ditebak mobil apa yang akan dirilis. Mobil baru itu tidak lain adalah Honda HR-V facelift. Ini bukan pertama kalinya, sebab sebelumnya HR-V dengan wajah baru sudah lebih dulu hadir di negara asalnya, Jepang.

Bila disandingkan, terdapat perbedaan yang cukup jelas antara HR-V lama dengan versi facelift. Honda HR-V atau di Jepang diberi nama Vezel mengusung grille dengan lapisan krom yang lebih tebal. Di samping itu juga terdapat lampu LED dengan desain baru.

Jaring-jaring pada grille bagian atas juga tampak berubah. Tidak hanya itu, lampu kabut juga terlihat seperti mobil mewah dengan mengusung teknologi LED. Meski ada sentuhan ubahan, secara keseluruhan desain HR-V masih mirip dengan yang ada saat ini.

Bagian belakang pun juga tidak terlalu berbeda. Lalu untuk sektor pelek ada dua opsi, yakni 16 inci dan 17 inci. Akan tetapi untuk model RS tersedia pilihan pelek yang lebih sporty, yakni alloy 18 inci dual tone.

Sisi interior juga mendapat sentuhan penyegaran. Terlihat dari bagian kursi depan yang punya bentuk baru plus jahitan yang terlihat lebih menarik. Honda juga membalut kabin dengan dua warna sehingga terlihat lebih mewah.

Selain perubahan di sisi eksterior dan interior, kenyamanan selama berkendara dengan mobil ini juga turut ditingkatkan. Honda menambahkan material untuk menyerap getaran sehingga pengemudi maupun penumpang merasa lebih nyaman saat berada di dalam mobil. Untuk hiburan tetap tersedia head unit layar sentuh yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.

Baca juga: Honda Brio 2018 Rilis di GIIAS?

Honda HR-V juga mempunyai fitur keselamatan standar Honda Sensing. Fitur tersebut meliputi Lane Departure Warning (LDW), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation System (RDM), Adaptive Crusie Control (ACC), Collision Mitigation Braking System (CBMS) dan Forward Collision Warning (FCW).

Berpindah ke dapur pacu, Honda HR-V 2018 dilengkapi dengan mesin empat silinder berkapasitas 1.5 liter injeksi langsung. Juga terdapat opsi Sport Hybrid i-DCD.

HR-V bermesin bensin ditawarkan dengan transmisi CVT sebagai pilihan standar. Lalu untuk tipe RS ditambah dengan fitur paddle shift. Lalu tipe hybrid mengusung transmisi kopling ganda tujuh percepatan dengan paddle shift.

Di negara asalnya Honda HR-V dipasarkan dengan pilihan penggerak roda depan dan semua roda. Sementara tipe RS hanya tersedia dalam pilihan penggerak depan.

Sebagai informasi, harga Honda HR-V mesin bensin dilepas mulai 2.075.000 yen atau sekitar Rp 263,9 jutaan hingga 2.475.000 yen atau sekitar Rp 314,8 jutaan. Sementara opsi Hybrid dilepas mulai 2.460.000 yen atau Rp 312,9 juta hingga 2.810.000 yen atau Rp 357,4 jutaan.

Kehadiran Honda HR-V 2018 di negara ASEAN sebenarnya sudah ditebak sejak beberapa bulan sebelumnya. pada bulan April beredar foto Honda HR-V dengan wajah baru yang sedang dites di jalanan Malaysia.

Mobil ini dapat dikenali dengan mudah lantaran tidak tertutup kamuflase. Yang membedakan antara HR-V di Malaysia itu dengan versi Jepang ada pada desain tabung lampu LED yang terlihat berbeda. Menurut informasi varian tertinggi Honda HR-V akan menggunakan lampu depan LED dengan desain seperti Accord dan Civic. Sedangkan varian terendah mengusung lampu LED saja.

0 89

DFSK Glory 580, salah satu merek mobil asal Negeri Tirai Bambu, DFSK resmi menghadirkan Glory 580 untuk meramaikan pasar sport utility vehicle (SUV) yang tengah naik daun di Indonesia. Di segmen itu mobil baru ini berhadapan dengan beberapa kompetitor, seperti Honda CR-V, Nissan X-Trail dan Chevrolet Captiva.

Sebenarnya bukan perkara mudah untuk bersaing dengan produk-produk yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia. Di sisi lain mobil buatan non-Jepang masih sering dipandang sebelah mata sehingga menjadi tantangan bagi merek baru yang masuk ke Tanah Air, termasuk merek asal Tiongkok.

Hal tersebut nyatanya tidak menyurutkan keinginan DFSK untuk meramaikan pasar otomotif Tanah Air. Apalagi Wuling Confero yang juga berasal dari Negeri Tirai Bambu berhasil mendapat respon positif dari konsumen.

Maka dari itu dihadirkan lah Glory 580. Salah satu daya tarik ada pada harganya yang terjangkau. Bahkan jika melihat dari banderol harga Glory 580 juga bisa menjadi ancaman bagi small SUV atau crossover di Tanah Air, di samping SUV berkabin 7-penumpang.

Baca juga: 4 Kekurangan Glory 580

Ada beberapa keunggulan yang membuat DFSK percaya diri memasarkan mobil SUV tersebut. Berikut adalah beberapa keunggulan dari Glory 580.

Harga

Kami sudah menjelaskan bahwa harga Glory 580 menjadi salah satu tawaran menggiurkan dari mobil ini. Dengan banderol mulai Rp 245,9 juta sampai Rp 308 juta Anda sudah bisa mendapat SUV layaknya Honda CR-V dengan kabin yang cukup lapang.

Tawaran ini menarik, sebab SUV lain kebanyakan dipatok Rp 400 jutaan. Dengan kata lain Anda bisa mendapat mobil senilai Rp 400 jutaan dengan harga yang setara Low SUV seperti Honda BR-V, Toyota Rush ataupun Daihatsu Terios.

Baca juga: Glory 580 vs Honda CR-V

Seperti yang disebutkan di atas, Glory 580 juga bisa masuk di segmen compact crossover yang rata-rata dibanderol sekitar Rp 250 juta sampai Rp 300 juta. Hanya saja keunggulan dari Glory 580 ada pada kabinnya yang lapang dan bisa memuat hingga 7-penumpang.

Fitur

Mungkin masih ada yang beranggapan bahwa mobil yang murah sudah pasti minim fitur. Tampaknya Anda harus mengubah pandangan tersebut. Sebab Glory 580 dilengkapi dengan beragam fitur.

Kebanyakan sudah bisa ditemui di SUV Lain. Yang menarik ada beberapa fitur yang tidak dijumpai pada SUV kompetitor. Seperti fitur Vehicle Running Recorder.

Fitur tersebut adalah sebuah kamera yang tugasnya memantau area depan sepanjang perjalanan. Fungsi fitur ini mirip seperti Black Box pada pesawat terbang. Semua kejadian yang ada di depan terekam dan disimpan di memori berkapasitas 16 GB. Bila sudah terisi penuh, sistem akan menimpa file video lama.

Fitur lainnya yang juga tak kalah menggoda adalah hadirnya head unit layar sentuh 10 inci di varian tertinggi. Tawaran itu menjadi yang terbesar sejauh ini. Bahkan head unit Honda CR-V tipe Prestige masih kalah besar dengan ukuran 9 inci.

Baca juga: Yang Baru dari DSFK Glory 580 Facelift

Selain berukuran besar, fiturnya juga banyak. Seperti sistem navigasi, koneksi Bluetooth sampai mirroring dengan smartphone. Tidak hanya itu, Vehicle Running Recorder juga ditampilkan pada monitor tersebut.

Tawaran banyak fitur inilah yang membuatnya semakin menarik sekaligus mempunyai value for money yang tinggi.

Garansi 7 Tahun

DFSK Glory 580 juga dilengkapi dengan jaminan garansi selama 7 tahun atau 150.000 km. Tawaran yang jarang ditemui pada merek lain. Sebab kebanyakan mobil hanya dilengkapi garansi 3 tahun atau 100.000 km. Dan yang tertinggi 5 tahun.

Selain masa garansi yang panjang, cakupan garansinya pun luas. Mulai dari bagian bodi dan kualitas perakitan, komponen utama mesin, transmisi sasis, kelistrikan hingga aksesori yang ada di bodi mobil. Yang pasti ada syarat dan ketentuan yang harus dipahami oleh konsumen.

Itulah beberapa keunggulan dari Glory 580 yang bisa Anda cermati. Saat ini mobil murah tidak identik dengan tawaran fitur dan spesifikasi yang apa adanya. Terbukti dengan hadirnya DFSK Glory 580 yang menawarkan fitur melimpah dengan harga yang terjangkau.

Mobil SUV DFSK ini bisa dijadikan pilihan jika Anda ingin mempunyai SUV murah dengan kabin lapang dan bisa memuat sampai 7 penumpang. Dan juga tidak ingin berkompromi dengan minimnya fitur pendukung selama perjalanan.

0 100

Berita MotoGP, Kabar cukup mengejutkan datang dari ranah MotoGP. Salah satu pembalap Ducati, Jorge Lorenzo berniat untuk pergi dari timnya di akhir musim ini. Ia memutuskan untuk bergabung dengan Repsol Honda selama dua musim, yakni 2019 dan 2020.

Kabar ini menyusul setelah Dani Pedrosa mengumumkan untuk hengkang dari tim yang selama ini membesarkan namanya. Dan sebagai penggantinya Repsol Honda telah menyiapkan Lorenzo.

Padahal Lorenzo sendiri baru saja meraih kemenangan perdana di MotoGP 2018 Italia yang digelar di Sirkuit Mugello. Di sisi lain selama ini Honda juga tidak pernah muncul sebagai tim baru dari pembalap bernomor 99 itu.

Jika melihat ke belakang, ada dua tim yang digadang-gadang akan menggaet rekan satu tim Andrea Dovizioso itu. Yakni Suzuki dan Yamaha.

Sementara itu Ducati tetap berkomitmen untuk membantu Lorenzo di akhir kariernya bersama Ducati. Claudio Domenicali, CEO Ducati mengucapkan terima kasih kepada pembalap asal Spanyol itu atas usahanya selama menjadi pembalap Ducati.

“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Jorge Lorenzo untuk usahanya selama jadi pembalap Ducati. Dan terutama terima kasih atas kemenangannya pada hari Minggu di Mugello,” ungkapnya, dilansir dari Liputan6.

“Ini akan jadi salah satu tonggak legendaris dalam sejarah tim yang tak dilupakan. Jorge adalah seorang juara hebat yang mampu melakukan hal-hal hebat. Meski butuh beberapa saat untuk mendapatkan perasaan tepat dengan motor, kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan kemenangan selanjutnya hingga akhir tahun ini,” jelas Domenicali.

Yang menarik perhatian di balik bergabungnya Lorenzo ke Repsol Honda adalah soal gaji. Dikabarkan Lorenzo hanya mendapat 5 juta dolar AS per tahun. Sebagai pembanding, di Ducati Lorenzo mendapat 15 juta dolar AS per tahun. Itu artinya gaji Lorenzo turun 10 juta dolar AS atau lebih dari Rp 138 miliar per tahun.

Nasib Lorenzo Tak Buruk

Rekam jejak Lorenzo saat bersama Yamaha boleh dibilang baik. Hanya saja tidak demikian saat terjun ke Ducati. Ia tidak berhasil memberikan penampilan yang baik di musim debutnya. Di awal musim 2018 ini juga tidak begitu impresif.

Meski begitu Casey Stoner, mantan pembalap Ducati berpendapat nasib Lorenzo selama berkiprah bersama Ducati tidak seburuk yang dialami oleh Valentino Rossi. Menurutnya performa Lorenzo dan Rossi di Ducati tidak bisa dibandingkan dengan adil lantaran situasi yang berbeda dalam dua periode tersebut.

Stoner mengatakan Lorenzo beberapa kali berhasil berada di barisan depan. Hal ini menandakan bahwa ia mempunyai kepercayaan diri yang tepat untuk Ducati Desmosedici GP18.

“Meski dia kembali kesulitan beradaptasi dengan motor musim ini, saat ini kita semua bisa melihat Lorenzo makin nyaman di motor GP18. Motor itu tidak seagresif dibandingkan milik saya, namun memang lebih berat dibandingkan motor Yamaha. Bila seorang pebalap ingin menang dengan Ducati, maka ia harus berlatih keras,” terang Stoner, mengutip dari CNN Indonesia.

Digantikan oleh Danilo Petrucci

Menariknya Ducati telah memiliki calon pengganti Lorenzo untuk musim depan. Yakni pembalap Pramac Racing, Danilo Petrucci. Sebenarnya nama Petrucci sudah diprediksi sejak lama untuk berduet dengan Dovizioso.

“Saya juga ingin menyambut Danilo. Kami berharap bisa melihatnya bertarung tahun depan dengan warna Ducati bersama Andrea Dovizioso. Kami yakin ia akan terus meningkat pesat,” ujar Domenicali.

Wajar saja, penampilan Petrucci di beberapa seri MotoGP terbilang mengagumkan. Padahal ia hanya memperkuat tim satelit Pramac Racing. Oleh karenanya Ducati menaruh perhatian kepada pembalap asal Italia itu.

Di sisi lain Petrucci berharap bisa menjad penerus Casey Stoner di Ducati. Itu artinya tujuan utamanya adalah menjadi juara dunia MotoGP.

“Saya berjanji akan memberikan semua yang saya miliki dan jadi salah satu pembalap yang akan selalu diingat fans Ducati. Saya berpikir soal pembalap seperti Stoner, (Loris) Capirossi, (Tony) Bayliss, saya akan bekerja untuk jadi salah satu dari mereka,” jelasnya, dikutip dari GPOne.

Untuk diketahui, Stoner merupakan pembalap yang selama ini jadi tolak ukur Ducati. Pasalnya pembalap asal Australia itu menjadi satu-satunya pembalap Ducati yang pernah meraih gelar juara dunia. Prestasi ini ia raih di musim 2007.

Sejauh ini belum ada yang menyamai rekor tersebut. Andrea Dovizioso pun yang tampil dominan di MotoGP 2017 hanya berhasil menjadi runner-up.

Semoga saja performa Lorenzo ketika memperkuat Repsol Honda bisa maksimal. Dengan begitu reputasi Lorenzo bisa kembali cerah seperti ketika membeli tim Movistar Yamaha. Bagaimana menurut pendapat Anda?

0 127

Motor BMW, Sampai saat ini motor matic masih digemari oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu, variasi pasar skuter matik kini berkembang. Tidak hanya motor matic yang memiliki dimensi ringkas, juga ada motor matic bongsor yang juga tak kalah diminati oleh konsumen.

Hal ini menarik minat beberapa pabrikan motor untuk ikut terjun di pasar skutik bongsor. Tak terkecuali merek motor asal Jerman, BMW Motorrad. Menariknya merek motor premium ini berniat untuk menghadirkan motor baru di Indonesia. Motor itu adalah BMW C400X yang disebut akan menjadi jagoan baru BMW Motorrad.

Joe Frans, Chief Executive Officer BMW Motorrad Indonesia-Maxindo Motor mengatakan bahwa C400X dipastikan siap hadir di Indonesia. Sedangkan peluncurannya diperkirakan di semester kedua.

BMW C400X dipercaya dapat meningkatkan penjualan BMW, bersama dengan jajaran motor lain yang sudah dipasarkan di Indonesia seperti BMW G 310 GS yang dirilis di awal tahun 2018.

“Kebetulan tahun ini kita menerima beberapa produk unggulan seperti G 310 GS, dan mudah-mudahan di semester kedua ini kita juga bisa menerima skuter C400X yang memang digadang-gadang jadi volume maker,” jelasnya, dikutip dari DetikOto.

Tidak hanya untuk Indonesia, Joe menjelaskan dua motor BMW tersebut merupakan bagian dari strategi BMW Motorrad pusat agar dapat bersaing di segmen motor yang tengah berkembang di seluruh penjuru dunia. “Jadi dua produk ini memang strategi global dari BMW Motorrad sendiri untuk bisa meningkatkan volume penjualan,” ungkapnya.

Sayangnya pihak BMW Motorrad Indonesia belum memberikan keterangan seputar kepastian waktunya. Joe mengatakan BMW C400X belum ada jadwal untuk distribusi di dunia. “saya juga nggak bisa bicara secara detil, tapi yang bisa saya katakan memang jadwalnya tahun ini (datang ke Indonesia),” kata dia.

Baca juga: Detail BMW K1600B dan R nineT Urban G/S

Sebagai informasi, BMW C400X juga dijual di Benua Biru, Eropa. Di sana motor ini terjun di segmen skuter bongsor bermesin 350. Motor matic BMW ini ditugasi bersaing dengan Yamaha XMAX.

Motor ini pertama kali diperkenalkan di ajang EICMA 2017. Jika dirilis di Indonesia nanti, motor ini akan melengkapi jajaran motor matic BMW Motorrad di Indonesia. Sebelumnya BMW Motorrad sudah memiliki C 650 GT dan C 650 Sport.

BMW C400X dipersenjatai dengan dapur pacu berkapasitas 350 cc. Mesin ini memiliki konfigurasi satu silinder, electric fuel injection dengan teknologi digital engine control plus ASC.

Tenaganya diklaim bisa menembus 34 dk pada putaran 7.500 rpm dengan torsi maksimum 35 Nm yang diraih pada putaran mesin 6.000 rpm. Untuk meneruskan tenaga dari mesin ke roda BMW Motorrad menyematkan transmisi otomatis CVT.

Ada beberapa fitur menarik lain yang ditawarkan pada motor ini. Seperti fitur pengereman anti-lock braking system dan juga lampu belakang LED. Selain itu rangka motor ini dibuat dari material baja tubular. Sebagai pelengkap BMW Motorrad juga menyematkan layar TFT berukuran 6,5 inci dengan fitur Connectivity.

Ramainya pasar motor matic bongsor di Tanah Air bisa menjadi salah satu pertimbangan BMW Motorrad Indonesia untuk menghadirkan motor baru ini. Akan tetapi rupanya ada alasan lain mengapa BMW Motorrad ingin menghadirkan C400X.

Joe menerangkan bahwa konsumen di segmen premium juga tetap menginginkan motor dengan mesin kecil. Penggunaan sepeda motor bermesin kecil dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang sudah bosan dengan motor bermesin besar.

“Sepeda motor bermesin besar bukan buat harian juga untuk mereka, jadi mereka juga membutuhkan sepeda motor dengan bermesin kecil,” ungkap Joe, mengutip dari laman Medcom.

Saat ini belum ada bocoran seputar Harga BMW C400X. Akan tetapi sembari menanti kehadirannya di Indonesia tidak ada salahnya menyiapkan dana untuk membeli motor ini jika tertarik memilikinya.

0 113

Daihatsu Xenia, Belum lama ini PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melakukan perombakan jajaran tertingginya. Mulai dari Presiden Direktur, Wakil Presiden Direktur dan Senior Direktur.

Sekarang jabatan Presiden Direktur ADM dipegang oleh Tetsuo Miura. Dengan adanya perubahan ini, maka strategi Daihatsu pun juga berubah. Menariknya Tetsuo Miura tidak sungkan untuk membeberkan strateginya.

Ia mengatakan fokus utama Daihatsu Indonesia adalah meningkatkan brand image di pasar Tanah Air. Selain itu pihaknya juga menaruh perhatian khusus pada Daihatsu Xenia yang menjadi salah satu mobil andalan Daihatsu.

“Strategi utama kita adalah meningkatkan kualitas dalam hal produk, produksi, penjualan dan manufakturing, serta sumber daya manusia. Tentu hal ini kalau dilaksanakan dengan maksimal akan menambah kompetitif Daihatsu di pasar sehingga bisa memenangkan kompetisi yang sedang panas,” jelasnya, dikutip dari DetikOto.

Sayangnya belum bisa diketahui seperti apa nasib mobil Daihatsu itu ke depannya. Akan tetapi pihaknya akan menghadirkan kejutan seperti yang dilakukan pada Daihtasu Terios. Untuk diketahui, mobil Low SUV Daihatsu itu akhir tahun lalu mendapat perubahan total yang mencakup desain eksterior, interior hingga teknologi.

“Tunggu saja, kita akan lihat Xenia bagaimana. Tapi ini akan menjadi suatu kejutan,” ungkap Miura.

All New Terios, kata dia, mendapat ubahan yang sangat mengejutkan. Dan hal itu terbukti mendapat respon baik dari konsumen Indonesia lantaran sesuai dengan kebutuhannya. Begitu juga dengan Toyota Rush. Nantinya Miura mengatakan bahwa Daihatsu Xenia tidak akan kalah dengan kedua mobil tersebut.

Kemungkinan Daihatsu akan menawarkan Xenia dengan gaya ala SUV. Sebab saat ini tren mobil SUV tengah naik daun. Bahkan mobil dari segmen lain juga mencoba meniru gaya SUV yang terkenal gagah.

Seperti Mitsubishi Xpander yang menyita perhatian banyak masyarakat. Bahkan kehadiran mobil ini sukses memanaskan persaingan low MPV di Indonesia. Inden yang panjang pun tak menyurutkan niat calon konsumen membeli mobil ini. Tidak hanya itu, mobil ini juga berhasil mengalahkan penjualan Toyota Avanza yang selama beberapa tahun menjadi mobil terlaris.

Baca juga: Daihatsu Xenia Custom Dirilis, Ini yang Beda

Di sisi lain Toyota Avanza juga akan mendapat pembaruan. Informasi ini disampaikan oleh salah satu petinggi PT Toyota Astra Motor (TAM) ia mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang mempelajari keinginan konsumen terhadap Avanza.

Yang menarik perhatian disebutkan bahwa TAM akan menghadirkan kejutan lain dengan mengisi segmen yang belum diisi oleh Toyota. Hanya saja kemungkinannya Toyota melakukan ubahan pada Veloz yang membuatnya lebih menarik dari Avanza.

Saat ini Daihatsu Xenia bukanlah penyumbang terbesar penjualan Daihatsu di Indonesia. Sigra menjadi penyumbang terbesar dengan catatan 11.810 unit pada Maret 2018 kemarin. Lalu disusul Grand Max Pick Up dengan catatan 10.144 unit. Sementara Xenia berada di peringkat ketiga dengan penjualan 8.538 unit.

Bila ingin bertahan di pasar low MPV, maka ini menjadi saat yang penting bagi Daihatsu untuk segera melakukan perubahan pada Xenia. Begitu juga dengan Toyota Avanza.

Bisa jadi nantinya Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia tampil dengan desain gagah layaknya SUV. Jika benar maka kedua mobil MPV ini berpeluang menjadi mobil terlaris di Indonesia. Dan yang harus menjadi perhatian lainnya adalah tawaran harga yang harus kompetitif dengan rivalnya. Bagaimana menurut pendapat Anda?

Suzuki Bandit, Sudah menjadi rahasia umum bila PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) belakangan ini cukup aktif dalam menghadirkan motor baru. Setelah menghadirkan GSX 150 agen pemegang merek Suzuki di Indonesia itu menghadirkan beberapa model baru lain seperti Nex II yang baru saja rilis beberapa waktu lalu. Tidak berhenti sampai di situ, masih ada motor baru lain yang disiapkan Suzuki.

Motor itu adalah Suzuki Bandit. Motor legendaris Suzuki ini dipastikan akan hadir tahun ini. Menariknya kemungkinan motor tersebut akan diperkenalkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

“Tidak menutup kemungkinan di GIIAS, kami perkenalkan (Bandit),” kata Banggas Pardede, Market Relation Section Head 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), dikutip dari Oto.

Akan tetapi tampaknya motor itu belum langsung dipasarkan alias masih diperkenalkan saja. Tampaknya Suzuki juga menerapkan strategi pemasaran bertahap pada motor ini, seperti yang dilakukan belakangan ini.

Contohnya pada Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 yang diperkenalkan pertama kali di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016. Hanya saja saat itu Suzuki belum merilis harga motor ini. Pengumuman banderol harga dilakukan beberapa bulan kemudian.

Begitu juga dengan Suzuki Nex II yang hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 yang awalnya hadir tanpa spesifikasi lengkap ataupun harga. Informasi keduanya baru diumumkan di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2018.

Strategi pemasaran semacam ini bagi Suzuki menguntungkan, termasuk dalam hal publikasi ke calon konsumen. Maka dari itu tidak mengherankan bila Suzuki Bandit nantinya juga akan dihadirkan dengan konsep pemasaran seperti itu.

Sayangnya pihak SIS belum bersedia mengungkapkan seperti apa wujud Suzuki Bandit nantinya. Banggas hanya mengatakan bahwa motor baru ini merupakan jawaban Suzuki atas masukan konsumen terhadap GSX-S150.

Baca juga: Suzuki GSX S150 vs Honda CB150R

Kendati begitu tidak menutup kemungkinan motor itu mengandalkan basis Suzuki GSX-S150. Jika benar maka motor ini menjadi Bandit bermesin paling kecil. Kapasitasnya mencapai 147,3 cc dengan konfigurasi satu silinder, DOHC berpendingin cairan. Tenaga puncak mesin ini mencapai 19,17 PS pada putaran 10.500 rpm dengan torsi 14 Nm pada 9.000 rpm. Sementara transmisi mengandalkan 6-percepatan manual.

Walaupun mengusung basis yang sama, bukan berarti tampilannya akan sama persis. Menurut hasil rendering di dunia maya, Suzuki Bandit mengandalkan lampu depan berbentuk bulat yang membuatnya terlihat klasik. Sedangkan bagian jok dibuat menyatu antara pengendara dan penumpang sehingga menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.

Untuk diketahui, desain tempat duduk GSX-S150 banyak dikeluhkan oleh konsumen. Sementara itu Yamaha Vixion dan Honda CB150R laris manis dibeli konsumen hanya dengan berbekal desain jok yang menyatu. Mungkin saja hal ini menjadi pertimbangan Suzuki untuk Bandit yang akan hadir di Indonesia.