Home Authors Posts by Dias Mahendra

Dias Mahendra

4329 POSTS 0 COMMENTS
Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

0 44

Honda CBR150R, Untuk memenuhi keinginan konsumen, pabrikan motor harus melakukan inovasi pada produk buatannya sehingga tetap diminati oleh masyarakat. Hal ini juga dilakukan oleh PT Astra Honda Motor pada New CBR150R. Motor Honda yang terjun di segmen sport full fairing 150 cc ini hadir dengan tampilan desain serta warna yang baru.

Honda menawarkan CBR150R dalam pilihan warna Matte Black, Victory Black Red, Honda Racing Red, dan MotoGP Edition. Tampilannya terlihat menarik berkat stripe yang agresif dengan sentuhan garis tajam yang semakin menguatkan aura agresif.

Thomas Wijaya, Direktur Marketing AHM menerangkan bahwa New Honda CBR150R menjadi motor pilihan masyarakat, terutama para penggemar motor sport full fairing. Motor ini terus diperbarui supaya sejalan dengan performa dan tren terkini yang menginspirasi AHM dalam melakukan pengembangan.

“Penyegaran tampilan New Honda CBR150R merupakan upaya kami untuk terus memberikan nilai tambah bagi pecinta motor sport full fairing di mana konsumen menginginkan motor yang sporti, kaya dengan fitur modern, performa tinggi dan memberikan kegembiraan pada pengendara serta kemudahan dalam mengendalikan motor dengan kecepatan dan kelincahan di berbagai lintasan,” terang Thomas.

Honda CBR150R diklaim mempunyai handling dan kenyamanan yang baik dalam bermanuver untuk pemakaian aktivitas harian, baik di lintasan maupun di perkotaan. Motor Honda ini juga dilengkapi dengan disc brake bergelombang yang menunjang tampilan sporty dan stylish dari CBR150R. Tampilan motor sport ini semakin menarik berkat hadirnya cast wheel berdesain modern.

Honda CBR150R juga dibekali dengan fitur Anti-lock Braking System khusus untuk tipe ABS. hadirnya fitur ini membuat pengendara lebih nyaman dan aman ketika melakukan pengereman. Honda juga menyematkan fitur baru Emergency Stop Signal (ESS) pada tipe ABS. Fungsinya adalah untuk menunjang keselamatan ketika pengereman mendadak.

Fitur ESS akan mengaktifkan lampu hazard secara otomatis ketika rem dioperasikan. Dengan begitu motor bisa memberikan peringatan ke pengendara di sekitarnya, terutama pada posisi di belakang kendaraan untuk mencegah kemungkinan kecelakaan.

Baca juga: Honda CBR500R Terbaru Akan Hadir, Mirip CBR250RR?

Di samping itu New Honda CBR150R mempunyai visor yang terlihat lebih tinggi. Hal ini akan memberikan kenyamanan pada pengendara dan tampilan menjadi selayaknya motor balap. Selain itu pandangan visor lebih lapang sehingga pengendara bisa merasa lebih dekat dengan jalanan.

Ubahan lainnya terdapat pada digital panel meter yang tampil dengan warna baru yang semakin canggih dan mudah dilihat. Di samping itu terdapat All LED Lighting System yang memperkuat aura modern dari motor Honda ini.

Untuk memberikan kenyamanan dan handling yang lebih baik di semua kondisi jalan, CBR150R mempunyai pengaturan 5 level pada masing-masing suspensi depan dan belakang. Sehingga motor menjadi lebih lincah dan mudah untuk dikendarai.

New Honda CBR150R dipersenjatai dapur pacu berkapasitas 150 cc DOHC, 4-valve, berpendingin cairan (liquid cooled). Mesin ini sanggup mengeluarkan tenaga sebesar 12,6 kW (17,1 PS) /9.000 rpm dan torsi 14,4 Nm (1,47 kgf.m)/7.000 rpm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi 6-percepatan.

Konsumsi bahan bakar Honda CBR150R juga cukup memuaskan. Catatan efisiensi BBM-nya mencapai 39,72 km/liter (EURO 3) melalui metode ECE R40 berdasarkan pengetesan internal.

New Honda CBR150R mempunyai 4 pilihan warna untuk masing-masing tipe. Matte Black dan Victory Black Red dipasarkan dengan harga OTR (On The Road) Jakarta Rp 33.800.000,- untuk tipe STD dan Rp 37.800.000,- untuk tipe ABS.

Lalu pilihan warna Honda Racing Red dijual dengan harga On The Road (OTR) Jakarta Rp 34.500.000,- untuk tipe STD dan Rp 38.500.000,- untuk tipe ABS. Sedangkan warna MotoGP Edition dipasarkan dengan harga On The Road (OTR) Jakarta Rp 34.700.000,- untuk tipe STD dan Rp 38.700.000 untuk tipe ABS.

Sampai September 2018 kemarin, New Honda CBR150R telah terjual sebanyak 50.043 unit. Di kelasnya motor ini berhadapan dengan Yamaha R15.

Yamaha R25, Pasar motor sport memang bukan merupakan pasar terbesar di Indonesia. Akan tetapi persaingan di segmen ini, khususnya motor sport 250 cc semakin panas. Dibuka dengan Honda yang menghadirkan CBR250RR terbaru yang mengusung spesifikasi lebih baik dari kompetitornya.

Seakan tak mau kalah, Kawasaki pun melakukan pembaruan pada Ninja 250. Setelah generasi baru CBR250RR dan Ninja 250 hadir, publik menanti kehadiran Yamaha R25 terbaru. Penantian panjang pun terobati setelah beberapa waktu lalu PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meluncurkan Yamaha R25 generasi terbaru.

Alhasil persaingan pun menjadi lebih menarik. Lalu seperti apa komparasi fitur ketiga motor sport 250 cc ini?

Pengendaraan dan Pengereman

Salah satu yang menarik untuk dibandingkan adalah sisi pengendaraan dan pengereman. Untuk sektor kaki-kaki Honda dan Yamaha bisa dikatakan unggul. Pasalnya CBR250RR dan R25 terbaru sudah dilengkapi dengan fork upside down (USD).

Sedangkan Kawasaki Ninja 250 belum dilengkapi dengan fitur tersebut. Padahal sebenarnya suspensi USD tidak hanya membuat tampilan motor lebih menarik, namun juga memberikan handling yang lebih baik.

Lalu untuk bagian mesin Honda CBR250RR lebih unggul dibandingkan Kawasaki Ninja 250 maupun Yamaha R25. Pasalnya motor Honda itu dilengkapi dengan fitur throttle by wire (TBW) hingga 3-step riding mode.

Fitur TBW menanggalkan kabel baja untuk mengalirkan respons gas dari setang. Gantinya kabel elektrik untuk memastikan distribusi perintah berlangsung secara tepat.

Lalu untuk riding mode hadir untuk memungkinkan motor mempunyai karakter tenaga yang berbeda sesuai pilihan, baik comfort, sport dan sport+. Mode-mode tersebut dapat membuat motor bisa dikendarai dengan nyaman atau dalam karakter paling sporty. Sayangnya fitur-fitur tersebut tidak terdapat pada Yamaha R25 maupun Kawasaki Ninja 250.

Baca juga: Fitur dan Spesifikasi Yamaha R25 2019

Meski begitu bukan berarti motor lain hadir tanpa keunggulan. Kawasaki Ninja 250 terbaru dibekali dengan fitur slipper clutch dan assist clutch untuk menghadirkan perpindahan gigi yang halus dan engine braking yang maksimal.

CBR250RR dan R25 terbaru belum mempunyai fitur tersebut. Meski begitu fitur ini sebenarnya adalah opsional. Bila kopling yang ada pada motor sport sudah cukup halus saat dipakai maka tidak perlu kopling khusus.

Untuk sektor pengereman, Honda CBR250RR dan Kawasaki Ninja 250 sudah dilengkapi dengan fitur anti-lock brake system (ABS). fitur ini memungkinkan pengereman yang lebih aman dan optimal. Hanya saja Yamaha R25 terbaru yang baru saja rilis belum hadir dalam varian ABS-nya. Bisa jadi Yamaha masih menyimpan varian ini untuk dirilis di waktu mendatang.

Speedometer

Speedometer menjadi salah satu bagian yang menjadi pertimbangan bagi seseorang dalam membeli motor sport baru. Maka dari itu sebagian pabrikan menyematkan speedometer digital pada produk yang ditawarkan. Hal ini di satu sisi membuat motor terlihat lebih modern.

Selain itu dengan memakai speedometer digital informasi yang ditampilkan juga bisa lebih banyak. Dengan menghilangkan jarum-jarum analog, layout informasi dapat dikemas dalam layar TFT, plus tambahan informasi lain yang penting bagi pengendara. Contohnya seperti konsumsi bahan bakar, suhu, jam, jarak tempuh hingga mode berkendara yang dipakai.

Kabar baiknya ketiga motor sport 250 cc di atas sudah dilengkapi dengan fitur tersebut. Akan tetapi hanya Ninja 250 yang masih dilengkapi dengan jarum di panel indikatornya. Fungsinya untuk menunjukkan RPM.

Lampu LED

Keunggulan lain yang ditawarkan ketiga motor sport 250 cc ini adalah lampu LED. Honda CBR250RR, Kawasaki Ninja 250 dan Yamaha R25 terbaru sudah mengusung lampu tersebut.

Light Emmiting Diode (LED) merupakan sistem pencahayaan yang banyak diaplikasikan pada kendaraan modern. Lampu ini mengandalkan diode di atas chip berukuran kecil. Dengan begitu tampilan motor menjadi lebih menarik dibandingkan dengan memakai bohlam berisi gas halogen yang besar.

Lampu LED mempunyai kelebihan dalam hal sorotan cahaya yang lebih terang. Selain itu lampu ini juga diklaim hemat daya dan tahan lama.

Fitur Lain

Selain fitur-fitur yang telah disebutkan di atas, masih ada fitur-fitur lain yang dihadirkan masing-masing merek pada produk andalannya. Misalnya Ninja 250 dilengkapi dengan fitur soket power outlet. Hanya saja fitur ini tersedia pada varian tertentu saja.

Fitur ini juga tidak dapat ditemui pada CBR250RR maupun R25 terbaru. Dengan fitur ini pengendara bisa mengisi daya smartphone atau gadget lain selama perjalanan tanpa perlu membawa power bank.

Lalu untuk Yamaha R25 hadir menarik lewat tombol on-off khas motor gede. Tombol ini terintegrasi untuk 3 fungsi. Tombol ini menyatukan dua tombol yang biasanya terpisah, yakni start dan engine cut off. Dengan menyatu dalam satu tuas, pengoperasiannya menjadi lebih mudah.

Bagaimana, ketiga motor sport 250 cc ini menawarkan beragam keunggulan yang berbeda-beda. Harga jualnya pun juga bervariasi. Soal mana yang terbaik, hal itu tergantung dari kebutuhan masing-masing konsumen. Yang pasti yang ketiga motor sport ini layak untuk menjadi pertimbangan jika ingin membeli motor sport 250cc.

0 50

SUV Wuling, Karena penjualan segmen SUV terbilang besar, ada cukup banyak merek yang tertarik untuk menghadirkan SUV-nya ke Indonesia. Salah satunya adalah Wuling. Keseriusan Wuling untuk menghadirkan SUV baru terlihat saat merek mobil asal Cina itu memperkenalkan konsep SUV-nya di pameran otomotif yang berlangsung Agustus 2018 kemarin.

Mobil tersebut bernama Baojun 530. Mobil ini menawarkan beberapa daya tarik, terutama desain eksteriornya yang gagah dan juga modern.

Menariknya beberapa bulan setelahnya sebuah foto diedarkan oleh salah satu pengguna media sosial. Dalam foto tersebut terdapat sosok SUV yang cukup menarik perhatian. Mobil baru ini terbungkus stiker kamuflase saat sedang melintasi tol.

Kendaraan tersebut menampilkan tampak belakang dengan balutan stiker di seluruh bagian mobil. Meski tertutup kamuflase, mobil ini terlihat sangat mirip dengan Baojun 530.

Kemiripan tersebut terdapat di bagian pilar C, termasuk model lampu stop belakang. Menurut komentar netizen, mobil SUV tersebut tidak lain adalah model yang sama seperti yang dibawa Wuling di pameran.

Saat dikonfirmasi ke pihak Wuling, sayang tidak ada tanggapan. Mereka hanya mengatakan bahwa pihaknya memang sedang menyiapkan mobil baru untuk pasar Indonesia.

“Soal foto kita tidak dapat berkomentar. Yang jelas saat ini SUV untuk Indonesia masih dalam tahap pengembangan, dan peluncuran tahun depan. Kalau ada perkembangannya pasti akan kami kabarkan,” jawab Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Motors Indonesia, dikutip dari laman KompasOtomotif.

Baca juga: SUV Wuling Tebar Pesona di GIIAS 2018

Dian tidak menerangkan saat ini mobil Wuling terbaru itu masih sedang dalam proses. Semuanya masih dalam masa persiapan. Ia mengungkapkan jika ada update pihaknya akan mengundang media.

Sementara itu, saat pameran otomotif Agustus kemarin Cindy Cai, Vice President of Vehicle Sales, Service and Marketing (VSSM) Wuling Motors mengatakan bahwa platform SUV Wuling untuk Indonesia akan berbasis Baojun 530. Meski sama, akan ada penyesuaian untuk spesifikasinya.

Sebagai informasi, Baojun 530 mengandalkan mesin berkapasitas 1.500 cc dengan peranti turbo. Mobil ini mengusung penggerak roda depan. Sedangkan kabinnya bisa memuat hingga lima penumpang. Kita tunggu informasi terbaru dari Wuling Indonesia nanti.

0 64

Honda CBR500R, Honda Motor Global tengah disibukkan dengan acara peluncuran motor terbarunya. Rencananya merek motor berlogo sayap mengepak itu akan meluncurkan Honda CBR500R generasi terbaru.

Motor Honda terbaru ini akan meluncur pada November mendatang. Selain itu ada informasi menarik seputar CBR500R terbaru ini. Menurut informasi dari Greatbiker.com motor tersebut nantinya akan mempunyai desain mirip dengan Honda CBR250RR.

Jika benar demikian, maka bisa dipastikan bahwa Honda CBR500R mengalami perubahan yang signifikan dibanding dengan generasi yang beredar saat ini. Selain tampang yang baru, motor sport ini kabarnya juga akan dilengkapi dengan sejumlah fitur baru. Tujuannya adalah untuk mendongkrak kenyamanan berkendara, performa. Salah satu tawarannya adalah riding mode.

Belum diketahui spesifikasi pasti dari motor Honda itu. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan Honda CBR500R terbaru nantinya mengadopsi spesifikasi yang sudah ada pada CBR250RR. Misalnya penggunaan suspensi depan upside-down.

Seperti yang diketahui, saat ini CBR500R masih memakai suspensi teleskopik. Dengan pemakaian suspensi upside down, tampilan motor menjadi lebih kekar. Selain itu handling motor juga menjadi lebih baik.

Sedangkan untuk desain, secara visual Honda CBR500R akan mempunyai desain yang lebih agresif dan sporty dibanding model saat ini. Tampilan ini diwujudkan lewat garis-garis tajam dan tegas dari bagian depan sampai belakang. Selain itu lampu utamanya kemungkinan juga dibuat lebih sipit, mirip dengan CBR250RR.

Lalu untuk dapur pacu tidak ada perubahan. Motor Honda terbaru ini tetap mengandalkan mesin yang sama dengan model saat ini. Yakni mesin 2-silinder DOHC berkapasitas 471 cc liquid-cooled. Mesin ini sanggup mengeluarkan tenaga sebesar 49,6 hp dengan torsi puncak sebesar 42,9 Nm.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Honda CBR500R

Honda CBR500R bukanlah satu-satunya motor baru yang akan dihadirkan Honda. Nantinya pabrikan motor asal Jepang itu juga akan meluncurkan CB500X dan CB500F. Jajaran moge bermesin 500 cc ini pertama kali dihadirkan pada tahun 2013. Karena mendapat respon positif dari pasar, Honda melakukan pembaruan pada 3 tahun setelahnya.

Di tahun 2016 motor Honda itu diluncurkan dengan tambahan berbagai fitur baru. Salah satu diantaranya adalah hadirnya lampu LED.

Hanya saja beberapa bulan belakangan pamor motor gede 500 cc mulai meredup. Hal ini bukan tanpa alasan. Sebab beberapa rival Honda lebih fokus di segmen lain. Kawasaki, Suzuki dan Yamaha saat ini lebih fokus di kelas 400 cc dan 650 cc. Akan tetapi Honda tetap yakin bahwa model terbarunya nanti dapat mengembalikan kejayaannya di kelas 500 cc.

Untuk diketahui, Honda CBR500R yang dijual di Tanah Air tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu Grand Prix Red dan Graphite Black. Menurut situs resmi Astra Honda Motor (AHM), harga Honda CBR500R terbaru mencapai Rp 146,9 juta on the road (OTR) Jakarta.

Kemungkinan generasi terbaru CBR500R, CB500F, dan CB500X akan diluncurkan di EICMA 2018 yang berlangsung di Milan, Italia. Kehadiran motor baru Honda ini bisa menjadi angin segar bagi para penggemar motor gede, khususnya moge 500cc. hanya saja belum dapat dipastikan kapan motor Honda terbaru itu hadir di Indonesia. Tunggu saja informasi selanjutnya dari Honda Indonesia.

0 52

Mazda CX-5, Mazda memberikan kabar baik bagi para pecinta mobil SUV. Pasalnya merek mobil asal Jepang itu baru saja menghadirkan penyegaran untuk salah satu produk andalannya, Mazda CX-5. Pembaruan ini menjadi yang pertama setelah dua tahun sejak generasi kedua lahir.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Mazda CX-5 terbaru mengandalkan mesin baru. Mobil baru ini mengandalkan dapur pacu dengan perangkat turbocharger. Lebih detailnya mobil ini memakai mesin Skyactive-G 4-silinder berkapasitas 2,5 liter dengan turbo. Hal ini menjadikan Mazda CX-5 yang pertama di Jepang yang memakai layout mesin semacam itu.

Berkat bantuan peranti turbo, tenaga mesin Mazda CX-5 terbaru menjadi lebih besar. Output dayanya diklaim bisa mencapai 230 PS pada putaran mesin 4.250 rpm dengan torsi puncak 420 Nm pada 2.000 rpm.

Tidak hanya bertenaga, mesin Mazda CX-5 juga diklaim hemat bahan bakar. Konsumsi BBM-nya diklaim mencapai 12,6 km/liter dalam standar Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP).

Jantung pacu mobil Mazda ini dikombinasikan dengan transmisi otomatis 6-percepatan. Sedangkan untuk sistem penggerak rodanya tersedia dalam versi gerak roda depan dan empat roda AWD. Di samping itu Mazda juga menawarkan transmisi manual 6-percepatan untuk mobil ini. Hanya saja opsi tersebut khusus untuk model dengan mesin diesel Skyactive-D.

Mesin turbodiesel berkapasitas 2,2 liter pada Mazda CX-5 itu diklaim dapat menghembuskan daya 172 PS dengan torsi 420 Nm. Selain itu layout mesin dan transnmisi tersebut juga diklaim yang pertama di kelasnya.

Selain sektor mesin, juga ada penyempurnaan pada sistem G-Vectoring Control (GVC). Sistem yang berfungsi sebagai bantuan pengemudi itu diklaim lebih canggih dan dapat mengaplikasikan pengereman ringan pada roda sisi luar saat mobil berbelok.

Pola tersebut menawarkan kestabilan ketika pengemudi mengembalikan posisi kemudi menjadi lurus saat keluar dari belokan. Selain itu Mazda CX-5 juga diklaim bisa beraksi lebih cepat ketika kemudi ditekuk belok tiba-tiba dan tetap memberikan pergerakan yang mulus hingga keluar dari belokan.

Sementara GVC Plus diklaim dapat meningkatkan pengendalian ketika harus bermanuver penuh dinamika, berpindah lajur dan saat mengemudi di jalan dengan kondisi permukaan yang licin. Sistem baru ini dijadikan standar dalam jajaran Mazda CX-5 terbaru. Kabar baiknya fitur tersebut juga akan tersedia pada mobil Mazda lainnya.

Selain itu Mazda CX-5 juga dilengkapi dengan safety Advanced Smart City Braking Support (SCBS). Fitur ini bisa mendeteksi pejalan kaki ketika hari gelap. Di samping itu juga terdapat opsi kamera 360 derajat, kompatibilitas infotainment dengan Apple CarPlay dan Android Auto, tambahan speaker tweeter dan climate control yang didesain ulang. Tampilannya pun semakin menarik dengan pelek Grey Metallic berukuran 17 inci.

Mazda juga menawarkan Exclusive Mode pada model edisi spesial, baik untuk versi mesin bensin turbo maupun turbodiesel. Sedangkan untuk varian paling tinggi mengandalkan pelek 19 inci dengan laburan glossy gelap, pembungkus jok kulit Deep Red Nappa, trim interior kayu, spion tengah tanpa bingkai, kursi depan berventilasi, layar instrument TFT LCD 7 inci dan pencahayaan kabin dari lampu LED putih.

Ducati Multistrada, Ducati baru saja meluncurkan motor petualang terbarunya. Motor baru tersebut adalah Ducati Multistrada 1260 Enduro.

Menurut situs resminya, motor petualang ini hadir dengan mengusung mesin terbaru. Selain itu motor Ducati ini mempunyai sistem ergonomis yang lebih sempurna dan beberapa sentuhan teknologi terbaru yang membuat motor ini tampil menawan.

Sebagai informasi, Ducati Multistrada pertama kali dihadirkan pada tahun 2016. Kala itu motor ini mengusung mesin berkapasitas 1.198 cc. akan tetapi pabrikan motor asal Italia itu mulai memperkenalkan Ducati Multistrada Enduro pada 2019. Dan kini Ducati Multistrada 1260 Enduro diluncurkan dengan mesin terbaru Testastretta DVT berkapasitas 1.262 cc.

Menurut spesifikasi teknis mesin Ducati Multistrada 1260 Enduro itu dapat mengeluarkan tenaga hingga 158 tenaga kuda. Ducati memadukannya dengan variable cam timing sehingga motor menjadi jauh lebih lembut dan lebih bertenaga dari tarikan bawah. Tidak hanya itu, jantung pacu tersebut juga dipadukan dengan Ducati Quick Shift (DQS). Alhasil tenaga yang dihasilkan dapat disesuaikan dengan tarikan gas.

Tidak cukup hanya itu, Ducati Multistrada 1260 Enduro juga mempunyai beragam fitur lainnya yang membuatnya semakin menarik. Mulai dari Cruise Control, riding modes, Bosch Cornering ABS, Cornering lights, Wheelie control, traction control, dan fitur Vehicle Hold Control.

Selain itu motor pelahap berbagai medan dari Ducati ini juga diklaim mempunyai kenyamanan yang baik. Hal ini dicapai berkat pemakaian bangku yang lebih kecil, handlebars yang lebih lebar hingga center of gravity yang lebih mantap bersama dengan pemakaian sachs suspensi semi-aktif elektrik.

Suspensi tersebut juga akan menjadi penyanggah pelek 19 inci di bagian depan dan 17 inci di bagian belakang. Tidak hanya itu, untuk menunjang daya jelajahnya Ducati Multistrada 1260 Enduro juga dilengkapi tangki bahan bakar berkapasitas besar, yakni 30 liter. Alhasil motor ini dapat dipakai untuk menembus jarak 450 km.

Tawaran lain dari motor ini adalah hadirnya fitur Human Machine Interface (HMI) dengan display 5 inci TFT colour. Selain itu juga terdapat fitur Ducati Multimedia System (DMS) pada motor Ducati ini. Dengan demikian pengendara bisa membaca pesan, menerima telepon hingga mendengarkan musik dengan memanfaatkan jaringan bluetooth.

Menariknya lagi Ducati Multistrada 1260 Enduro juga dapat memberitahukan kepada pengendara soal kapan harus melakukan maintenance atau servis, laporan performa hingga map lewat Ducati Link App.

0 39

Mitsubishi Triton, Salah satu merek mobil asal Negeri Bunga Sakura, Mitsubishi diketahui tengah menyiapkan pembaruan untuk Triton. Ada cukup banyak perubahan yang diberikan pada mobil pikap ini.

Seperti desain eksterior yang baru, sistem mekanis terkini hingga fitur yang lebih lengkap dibanding model pendahulunya. Menurut informasi Mitsubishi Triton terbaru akan hadir pada 9 November mendatang secara global.

Sayangnya belum ada informasi apapun yang diungkapkan Mitsubishi seputar spesifikasinya. Meski begitu beberapa bocoran sudah beredar di dunia maya.

Salah satu yang menarik perhatian adalah desainnya. Mitsubishi Triton terbaru akan tetap mengusung desain bergaya Dynamic Shield. Akan tetapi desainnya tidak terinspirasi dari Pajero Sport, melainkan dari Mitsubishi Xpander.

Bisa jadi pemilihan ini dilakukan supaya Mitsubishi Triton terbaru lebih dilirik konsumen. Pasalnya fascia dengan lampu utama di bagian bawah tampak menjadi tren belakangan ini. Selain Xpander yang sukses di pasaran, Chevrolet juga menawarkan Trailblazer 2019 dengan desain serupa Xpander.

Tentu saja tampilan bukan satu-satunya faktor yang ditonjolkan dari mobil ini. Performa juga menjadi hal yang menarik untuk dibahas.

Walaupun belum bersedia membocorkan, Mitsubishi Triton versi double cabin yang dijual di Indonesia dan Australia mengandalkan mesin 4D56 turbodiesel berkapasitas 2.4 liter empat silinder MIVEC. Mesin ini dapat mengeluarkan tenaga sebesar 178 PS dengan torsi puncak 40 Nm.

Untuk versi single cabin mengandalkan mesin bensin berkapasitas 2.4 liter. Tenaganya mencapai 136 PS dengan torsi 300 Nm. Lalu pilihan transmisinya ada dua macam, yaitu 5-percepatan otomatis dan 6-percepatan manual untuk seluruh versi kendaraan.

Seandainya Mitsubishi tidak melakukan ubahan apapun pada kubikasi mesin, kemungkinan pabrikan berlogo tiga berlian itu melakkukan tune-up atau melakukan setingan ulang pada Electronic Control Unit (ECU). Dengan demikian tenaga yang dihasilkan bisa disesuaikan dengan rancang bangun sasis baru.

Disebutkan juga bahwa Mitsubishi Triton akan mendapat penyempurnaan fitur. Hanya saja belum diketahui fitur baru apa yang akan ditambahkan pada mobil ini.

Akan tetapi saat ini Mitsubishi Triton dilengkapi dengan fitur traction/stability control, rear camera (beberapa model saja), Trailer Stability Assist, Super Select 4WD, rear diff lock dan Smartphone Link Display Audio.

Untuk informasi tambahan, Mitsubishi Motors membuat mobil pikap yang tangguh 40 tahun. Sebanyak lebih dari 4,7 juta unit Triton telah diproduksi dan dipercaya untuk membantu mendorong usaha pemiliknya di seluruh penjuru dunia.

Maka dari itu Mitsubishi tidak main-main dalam menyiapkan generasi terbaru Triton. Fokus utama mobil baru ini adalah mempunyai smart capabilities yang dipadukan dengan kenyamanan layaknya mobil penumpang.

Mitsubishi Triton terbaru siap dihadirkan dalam waktu dekat dan meneruskan kesuksesan model-model pendahulunya. Dengan tagline ‘Engineered Beyond Tough’, Triton dikatakan mempunyai peningkatan performa, fungsionalitas, ketahanan, keamanan serta pembaruan.

Mitsubishi mengatakan pick up andalannya itu dilahirkan melalui pengujian ketahanan yang ketat. Mitsubishi Tritno terbaru juga dikembangkan berdasarkan masukan dari para pemilik Triton di seluruh dunia.

Maka dari itu menjadi hal yang menarik untuk menanti kehadiran Mitsubishi Triton terbaru. Kita tunggu saja kabar berikutnya dari Mitsubishi.

0 44

Motor Listrik, Dalam waktu dekat akan ada pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018. Rencananya pameran ini akan berlangsung mulai 31 Oktober hingga 4 November 2018. Akan ada beberapa jenis motor yang diminati konsumen di pameran IMOS 2018 ini.

“Mulai skutik bongsor bermesin besar, motor berdesain klasik dan motor berkapasitas mesin besar, hingga sepeda motor listrik dan motor konsep atau purwarupa. Pameran kali ini juga membawa nuansa baru dengan mengusung tema yang mengunggulkan teknologi di industri sepeda motor tanah air, baik yang telah diaplikasikan maupun yang akan hadir di masa depan,” jelas Sigit Kumala, Ketua Penyelenggara Pameran IMOS 2018, dikutip dari laman detikOto.

IMOS 2018 mengusung tetma “Indonesia Future Technology”. Sesuai dengan namanya, pameran ini akan menghadirkan sepeda motor dengan teknologi terbaru.

Fokusnya pada efisiensi konsumsi bahan bakar, ramah lingkungan hingga perangkat pendukung keamanan bagi pengendara dan pejalan kaki. Berbiara soal kendaraan yang ramah lingkungan dan irit bahan bakar maka kurang rasanya jika tidak membahas soal sepeda motor listrik.

Mengenai hal ini sepertinya akan ada kejutan di IMOS 2018. “Soal motor listrik, tunggu di sana saja ya,” kata Johannes Loman, Ketua Umum AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia) saat ditanyai soal motor listrik baru apa yang akan hadir di pameran sepeda motor dua tahunan itu.

Loman belum bisa berkoemntar banyak mengenai motor listrik. Hal ini didasari atas permintaan para anggota AISI.

“Karena kalau dibocorin sekarang jadi nggak surprise. Teman-teman di AISI bilang ini jangan di-announce dulu ya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, IMOS 2018 nantinya tidak diikuti oleh agen pemegang merek (APM) yang sudah menghadirkan motor listrik di Indonesia. Seperti Viar yang sudah menghadirkan Q1. Selain itu motor listrik nasional, Gesits yang dijadwalkan akan meluncurkan motor listrik pertamanya pada bulan depan juga tidak terkonfirmasi mengikuti IMOS 2018.

Baca juga: IMOS 2018 Bawa Tema Indonesia Future Technology

Dengan kata lain, motor listrik yang nantinya hadir di pameran adalah merek-merek motor dari anggota AISI seperti Honda, Yamaha, Suzuki ataupun Kawasaki. Kita tunggu saja seperti apa kabar selanjutnya.

0 61

IMOS 2018, Dalam waktu dekat para pecinta roda dua akan dimanjakan dengan gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS). Acara pameran ini diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) dan akan dimulai pada 31 Oktober sampai 4 November mendatang.

Nantinya IMOS 2018 akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC). Tahun ini pameran motor dua tahunan tersebut mengusung tema Indonesia Future Technology.

Tema tersebut didasari atas semakin kritisnya masyarakat terhadap teknologi terkini pada sepeda motor. Lewat ajang IMOS 2018, para pelaku industri otomotif ingin lebih memperkenalkan teknologinya sehingga bisa lebih diterima oleh masyarakat Indonesia.

“Selain kecanggihan teknologi dan konsumsi BBM yang efisien, konsumen di Indonesia mulai mengincar produk yang memiliki teknologi terbaru. Di IMOS 2018, para peserta pameran menyajikan berbagai produk sepeda motor dengan fitur terkini dan produk pendukung lainnya,” terang Johannes Loman, Ketua Umum AISI, dikutip dari laman Oto.

Sedangkan teknologi yang dipamerkan tidak hanya fokus pada teknologi ramah lingkungan saja seperti yang gencar dilakukan oleh beberapa pabrikan di beberapa kesempatan. Namun lebih kepada sektor keselamatan dan kenyamanan pengendara.

“Pameran kali ini membawa nuansa baru dengan mengusung tema yang mengunggulkan teknologi di industri sepeda motor Tanah Air, baik yang telah diaplikasikan maupun yang hadir di masa depan,” ujar Sigit Kumala, Ketua Penyelenggara Pameran IMOS 2018.

Pameran IMOS tahun ini kembali didukung FIF Group selaku sponsor platinum dan Pertamina Lubricants sebagai sponsor gold. Nantinya akan ada 60 eksibitor yang ikut serta dalam pameran ini.

Empat pemegang merek motor merupakan anggota AISI, yakni Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki. Lalu juga ada merek lain seperti KTM, Royal Einfield Peugeot Motorcycles, SYM, SM Sport, Nozomi, Vespa dan Piaggio.

Di samping itu IMOS 2018 juga dimeriahkan merek suku cadang. Diantara Yuasa, Mitra 2000, IRC Tire, Shad, Respiro, NHK, KYT, Nolan, Brisk, Sanden, Ohlins, M One, JP Helmet, Ferrox, Bosch, Astra Otoparts, Prime Gears, RSV Helmet.

Juga ada merek pelumas seperti Pertamina Lubricants, Idemitsu, Evalube, Ravenol, serta merek apparel dan riding equipment. Tak ketinggalan produk pembiayaan FIF Group, BAF, OTO Finance dan Adira Finance.

Pameran IMOS 2018 nantinya juga dipenuhi berbagai kegiatan pendukung industri otomotif. Mulai Jamboride, Honda Community Gathering Road to Honda Bikers Day 2018, Vintage & Custom Bike Show, Sleep Engine Party, Helmet Custom Paint Show, All About Restoration, Vespa Fun Skill Contest, Dyno Battle Competition hingga Retro Club Lucky Draw.

IMOS 2018 nantinya akan dibuka mulai 10.00WIB hingga 21.00 WIB. Harga tiket masuknya mencapai Rp 20 ribu untuk hari Rabu-Kamis dan untuk Jumat-Minggu sedikit lebih mahal, yakni Rp 30 ribu. Sedangkan di hari terakhir pameran juga akan ada undian tiket berhadiah total 4 sepeda motor dari Honda, Suzuki, Kawasaki dan Yamaha.

Yamaha R3, Belum lama ini salah satu merek motor ternama asal Jepang, Yamaha memperkenalkan R25 dan R3 secara global. Kedua motor sport ini diperkenalkan di Jakarta. Rencananya kedua model ini akan diekspor ke negara-negara di luar Indonesia, seperti Eropa dan Amerika.

Khusus untuk pasar Indonesia Yamaha akan memasarkan R25 saja. Sedangkan untuk Yamaha R3 Yamaha mengakui pihaknya banyak mendapat pertanyaan dari konsumen Tanah Air, perihal mengapa motor tersebut tidak sekalian dijual di Indonesia.

Hal ini disampaikan langsung oleh Dyonisius Beti, Vice President Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). “Ya kita maunya juga seperti itu (menawarkan R3). Dari konsumen via online juga selalu bertanya R3,” jelasnya, mengutip dari laman KompasOtomotif.

Dyon menerangkan pihaknya tidak memasarkan Yamaha R3 lantaran regulasi ukuran mesin di Indonesia yang berbeda. Hal tersebut menyebabkan pajak dan harganya menjadi berbeda.

Untuk diketahui, salah satu regulasi yang berkaitan dengan motor berkubikasi 250 cc ke atas tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 90/PMK.03/2015 yang mengatur tentang pemungutan pajak penghasilan dari pembeli atas penjualan barang yang tergolong sangat mewah.

Yamaha R3 sendiri termasuk dalam pasal (2) butir f yang mana isinya menyebutkan bahwa kendaraan bermotor roda dua dan tiga dengan harga jual lebih dari Rp 300 juta atau dengan kapasitas silinder lebih dari 250 cc.

Ada lagi aturan yang berkaitan, motor ber cc 300 akan dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 60 persen. Hal tersebut tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2003 pasal 2 ayat 7.

Sebenarnya tidak banyak perbedaan antara Yamaha R25 dan R3 terbaru. Salah satu yang paling jelas adalah Yamaha R3 sudah dilengkapi dengan fitur pengereman Anti-Lock Brake System (ABS). selain itu Yamaha R3 juga dilengkapi dengan beberapa tambahan perangkat untuk memenuhi regulasi di masing-masing negara tujuan ekspor.

Motor Yamaha ini dibekali dengan mesin berkapasitas 321 cc 2 silinder 4-tak DOHC. Berbekal jantung pacu itu Yamaha R3 dapat mengeluarkan tenaga sebesar 42 hp pada putaran mesin 10.750 rpm dengan torsi puncak 29,6 Nm pada 9.000 rpm.

Untuk diketahui, pabrik Yamaha di Pulo Gadung akan menjadi pabrik satu-satunya di dunia yang memproduksi Yamaha R25 dan Yamaha R3. Dari pabrik tersebut Yamaha Indonesia memasang target angka ekspor sebesar 400.000 unit per tahun dengan model lain seperti Nmax, Xmax, Jupiter MX dan Mio turut diekspor.