Home Authors Posts by Dias Mahendra

Dias Mahendra

4433 POSTS 0 COMMENTS
Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

0 101

Mobil Jeep, Lama tak terdengar kabarnya, salah satu produsen mobil ternama asal Amerika, Jeep menghadirkan produk terbarunya di Indonesia. Lewat agen pemegang merek (APM) barunya, PT Hascar, Jeep siap menghadirkan mobil baru yang menggoda. Untuk diketahui PT Hascar juga menjadi Authorize General Distributor atau APM di Fiat Chrysler Automobiles (FCA) seperti Fiat, Alfa Romeo dan Chrysler.

Soal pembatasan mobil bermesin 3.000 cc, PT Hascar mengatakan mendatangkan mobil Jeep bermesin 1.400 cc. Mobil yang dimaksud adalah Jeep All New Compass.

“Kita kan ada di bawah 3.000 cc, compass 1.400 cc Insya Allah nggak masalah,” ungkap Ari Utama, Chief Executive Officer PT Hascar, mengutip dari laman detikOto.

Untuk diketahui, Jeep Compass mempunyai desain eksterior yang identik dengan Trailhawk di bagian wajah depan, dengan grille berwarna hitam gloss dan velg berukuran 17 inci. Selain itu terdapat atap yang dilabur dengan warna hitam gloss, kait tow hitam matte dan pelat skid depan.

Mobil Jeep terbaru ini juga mempunyai interior yang siap memanjakan penggunanya. Terdapat opsi lain untuk kursi kepada konsumen dengan potongan anoda dan jahitan kontras tungsten. Di samping itu terdapat tambahan kecil dalam sistem infotainment dengan hadirnya Uconnect berukuran 8,4 inci plus sistem navigasi GPS.

Jeep Compass terbaru mengandalkan dapur pacu berkapasitas 1.4 liter I4 MultiAir. Mesin ini sanggup menyajikan tenaga sebesar 162 hp pada putaran mesin 5.500 rpm dengan torsi maksimum 250 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda lewat transmisi 7-percepatan otomatis.

Mobil ini bisa dipacu hingga kecepatan puncak (top speed) 195 km/jam. Untuk menunjang daya jelajahnya Jeep membenamkan tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter.

Yang menarik dibahas dari mobil Jeep ini adalah harga jualnya. Rupanya mobil Jeep ini mempunyai harga yang relatif bersaing.

“All New Compass merupakan model Jeep yang dijual dengan harga relatif bersaing untuk pasar SUV di Indonesia. Melalui PT Hascar mobil ini dilepas dengan harga Rp 539 juta. Saat ini Compass harganya di Rp 539 juta off the road dan sudah dijual di sini,” terang Ari.

Mobil ini juga cukup laris di Indonesia. Dari 15 unit yang hadir 8 diantaranya sudah laku terjual. SUV 5-penumpang ini mempunyai harga yang kompetitif lantaran diproduksi di India dengan kerjasama free trade.

Ke depannya, Jeep berencana untuk memproduksi Renegade di India. Hal tersebut membuat Ari yakin bahwa Jeep Renegade juga bisa hadir Indonesia dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan versi impor langsung dari Amerika.

PT Hascar Internasional Motor memasang target penjualan 559 unit mobil baru dari berbagai merek di tahun 2019 mendatang. Sedangkan pada tahun 2020 mendatang General Distributor FCA Group ini menargetkan penjualan 1.200-1.300 unit. PT Hascar juga berencana membuka 14 jaringan diler.

Kawasaki Ninja 250SL, Persaingan pasar motor sport fairing tampak memanas belakangan ini. Masing-masing pabrikan motor berupaya menghadirkan sportbike full fairing yang bisa memikat konsumen di Tanah Air. Salah satu segmen yang ramai pesaing adalah motor sport 150 cc.

Segmen ini cukup ramai lantaran banyak masyarakat yang tertarik dengan motor sport bermesin 150 cc. di sisi lain harga motor sport 150 cc lebih terjangkau dibandingkan dengan harga motor sport 250 cc. Akan tetapi jangan salah, ada juga motor sport full fairing 250 cc yang mempunyai harga kompetitif, bahkan setara dengan harga motor sport 150 cc.

Motor itu adalah Kawasaki Ninja 250SL terbaru. Beberapa waktu lalu PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) meluncurkan Ninja 250SL dengan grafis baru. Tidak hanya tampilan grafisnya saja yang menarik, namun banderol harganya juga.

Harga Kawasaki Ninja 250SL di Indonesia mencapai Rp 36,8 juta on the road Jabodetabek. Harga motor Kawasaki ini jelas turun sangat jauh dari harga Ninja 250SL yang dulu bernama Ninja 250 RR Mono di awal kehadirannya di tahun 2014 yang mencapai Rp 45 jutaan.

Lantas apa benar harga motor Kawasaki ini setara dengan motor sport 150 cc? Berikut adalah harga motor sport 150 cc seperti Honda, Yamaha dan Suzuki yang ada di Indonesia.

Kita mulai dari Honda CBR150R. Menurut situs resmi PT Astra Honda Motor (AHM) harga motor sport ini paling murah mencapai Rp 33,8 juta. Sementara versi Repsol dijual lebih tinggi, yakni Rp 34,7 juta. Ada juga versi Racing Red yang dipatok Rp 34,5 juta, versi ABS yang dilepas Rp 37,8 juta dan Racing Red ABS yang mencapai Rp 38,5 juta.

Baca juga: Kawasaki Ninja 250SL vs Honda CBR150R ABS

Sedangkan harga Honda CBR150R Repsol ABS mencapai Rp 38,7 juta. Harga tersebut berstatus on the road DKI Jakarta dan Tangerang.

Berikutnya harga Yamaha R15 terbaru. Menurut situs resmi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing harga motor Yamaha itu mencapai Rp 35,3 juta untuk versi standar. Sedangkan harga Yamaha R15 Movistar mencapai Rp 35,9 juta. Harga tersebut berstatus on the road Jakarta.

Yang terakhir adalah Suzuki GSX-R150. Motor sport andalan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ini dijual mulai Rp 30,150 juta untuk versi Keyless Ignition System. Ini sekaligus menjadikannya motor sport fairing termurah di Indonesia. Sedangkan harga Suzuki GSX R150 ABS mencapai Rp 33,150 juta.

Bisa dilihat bahwa Kawasaki Ninja 250SL memang mempunyai banderol yang kompetitif meski ada beberapa model sportbike 150cc lain yang dijual lebih terjangkau. Meski begitu motor Kawasaki ini bisa menjadi alternatif pilihan bagi konsumen yang ingin memiliki motor sport full fairing dengan performa lebih bertenaga dari sportbike 150cc namun tetap ramah di kantong.

Akan tetapi soal mana yang terbaik kembali ke keputusan Anda selaku konsumen. Sebab kebutuhan setiap orang akan sepeda motor bisa berbeda-beda. Bagaimana menurut Anda, tertarik untuk membeli Kawasaki Ninja 250SL atau memilih motor sport fairing 150 cc seperti Honda CBR150R, Suzuki GSX-R150 dan Yamaha R15?

Toyota Avanza, Publik tengah menanti-nanti kehadiran duo MPV Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia terbaru. Meski pabrikan belum memberikan informasi berarti seputar Avanza dan Xenia terbaru, namun ada beberapa narasumber yang mengungkapkan bahwa model terbaru dari dua mobil keluarga tersebut sedang disiapkan. Kabarnya mobil Toyota dan Daihatsu itu akan hadir pada Januari 2019 mendatang.

Tidak hanya itu, wiraniaga mobil Toyota juga sudah diberikan arahan dan training mengenai penjualan Toyota Avanza terbaru. “Kalau tenaga penjual sudah di-training dua minggu lalu kan mau launching Januari, kalau sekarang masih produksi yang lama, mungkin Januari mulai produksinya,” ungkap sumber kumparanOTO.

Hanya saja ada kabar yang mungkin membuat pecinta Avanza dan Xenia risau. Menurut sumber dua mobil tersebut masih mempunyai wujud yang sama. Sang sumber juga mengatakan bahwa Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia terbaru nantinya hanya mendapat penyegaran yang bersifat facelift, bukan major change.

Kendati begitu menurut keterangan sumber mobil MPV tujuh penumpang ini sudah dilengkapi dengan lampu LED. Sama seperti Toyota Rush generasi terbaru yang beredar di pasaran saat ini.

“Beda di depan sama belakang bagian bumper-nya, semua lampu LED, bukan major change, facelift doang, cuma (ubahan terlihat) di Veloz kelihatan banget, dari samping dia kelihatan,” ujarnya.

Baca juga: Mitsubishi Xpander vs Toyota Avanza Veloz

Lalu untuk fitur keselamatan dikabarkan masih sama seperti model yang ada saat ini. Toyota Avanza kabarnya tetap dilengkapi dengan dual airbags, rem ABS dengan side impact beam. Selain itu juga ada sabuk keselamatan dengan pretensioner dan force limiter.

Perubahan dikatakan terdapat pada bagian audio. “Kalau perubahan itu di bagian audio berubah, kalau fitur safety hampir enggak ada ubahan,” kata sumber.

Sementara itu PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku produsen Avanza dan Xenia belum bersedia memberikan komentarnya. Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra lebih memilih untuk bungkam. “Saya no comment,” jawabnya.

Di sisi lain ada isu bahwa pabrikan telah menghentikan produksi Avanza dan Xenia untuk diganti dengan model baru. Mengenai hal tersebut Amel membantahnya. Ia mengungkapkan bahwa Daihatsu Xenia masih produksi. Pada Desember ini produksinya berada di angka 2.000 unit.

Kabar mengenai Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza yang masih memiliki kemiripan dengan model sekarang bisa jadi kabar yang kurang mengenakkan bagi para pecinta kedua mobil ini. Tidak sedikit yang menduga bahwa nantinya Xenia dan Avanza akan mempunyai sentuhan desain ala SUV, seperti Mitsubishi Xpander.

Akan tetapi sejauh ini penjualan Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza masih cukup baik. Hal ini menandakan bahwa konsumen tidak hanya fokus pada sektor desain saja dalam memilih LMPV.

Untuk diketahui, menurut data wholesales Gaikindo, sepanjang Januari sampai Oktober 2018 distribusi Toyota Avanza mencapai 67.940 unit. Sedikit lebih unggul dari Mitsubishi Xpander yang mencatat angka 66.125 unit. Sementara distribusi Daihatsu Xenia mencapai 24.807 unit pada periode yang sama.

Kita tunggu saja kejutan Daihatsu dan Toyota untuk Avanza-Xenia terbaru.

Kawasaki Z250, Pabrikan motor asal Negeri Bunga Sakura, Kawasaki memberikan kejutan menarik dengan merilis Kawasaki Z250 terbaru. Sebelumnya motor baru ini dihadirkan di ajang bergengsi di Eropa, EICMA 2018. Kini motor tersebut hadir di Thailand Motor Expo 2018 yang menjadi debut pertamanya di kawasan Asia Tenggara.

Menurut informasi dari Greatbiker, Kawasaki Z250 2019 mempunyai desain yang agresif dan berotot. Desain motor sport naked Kawasaki ini juga cenderung meruncing dari depan sampai belakang. Hal ini didapat berkat konsep Sugomi yang diadopsi dari kedua model Z Series lain, Kawasaki Z650 dan Z900.

Bila dibandingkan dengan model sebelumnya, Kawasaki Z250 terbaru mempunyai shroud yang lebih pendek. Hal ini sekaligus membuat sektor mesin menjadi lebih terlihat. Lalu tangki motor Kawasaki ini mempunyai lekuk yang lebih tajam. Sementara bodi belakang dibuat serupa dan dikombinasikan dengan sepatbor minimalis.

Kawasaki Z250 terbaru juga dilengkapi dengan panel instrumen yang dimiliki Kawasaki Z650. Panel ini bisa menampilkan beragam informasi, mulai dari indikator bahan bakar, putaran mesin, kecepatan dan indikator gear. Tidak hanya itu saja, motor ini juga mempunyai fitur lain seperti LED headlight, LED taillight dan ABS.

Berpindah ke bagian kaki-kaki, Kawasaki Z250 terbaru dibekali dengan suspensi depan teleskopik berdiameter 41 mm. juga terdapat ban berukuran 110/70 yang ditemani dengan single-disc brake ABS semi-floating 310 mm. Lalu bagian belakang memakai suspensi monosock swing-arm dan ban berukuran 140/70 yang dikombinasikan single disc brake ABS berdiameter 220 mm.

Untuk sektor jantung pacu Kawasaki Z250 2019 mengandalkan mesin yang sama dengan saudaranya, Ninja 250. Mesin ini memiliki konfigurasi 2-siolinder inline liquid cooled berkapasitas 249 cc yang ditopang rangka teralis. Tenaga maksimum yang bisa dihasilkan mesin ini mencapai 38,2 tenaga kuda dengan torsi puncak 23,5 Nm.

Baca juga: Kawasaki Ninja 250SL Terbaru Hadir, Harga Setara Sport 150cc!

Menurut situs resmi Kawasaki Thailand motor sport Kawasaki ini ditawarkan dalam pilihan warna saja Pearl Stardust White atau Metallic Spark Black. Harga Kawasaki Z250 2019 ini mencapai THB163.000 atau mencapai Rp 71 jutaan.

Lantas kapan motor baru Kawasaki ini hadir di Indonesia?

Diperkirakan Kawasaki Z250 2019 akan masuk pasar Indonesia pada 2019 mendatang. Akan tetapi pihak PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sendiri sampai saat ini belum memberikan informasi lebih jauh.

Melirik harga Kawasaki Z250 terbaru rasa-rasanya memang tergolong mahal. Akan tetapi perlu dicatat bahwa motor yang dijual di sana merupakan versi ABS. selain itu harga motor Kawasaki di Thailand rata-rata lebih tinggi dibanding dengan yang dijual di Tanah Air.

Contohnya harga Kawasaki New 250 ABS di Thailand menembus angka 197 ribu Baht atau setara Rp 77,91 juta. Sementara di Indonesia harga motor Kawasaki itu Rp 71,9 juta. Contoh lainnya adalah harga Kawasaki W175 di Thailand mencapai 83 ribu Baht atau Rp 36,01 juta dan di Indonesia hanya Rp 31,1 juta.

Maka dari itu ada kemungkinan Z250 versi Indonesia akan dibanderol lebih terjangkau nantinya. Kita tunggu saja informasi selanjutnya dari KMI.

0 77

Honda Accord, Saat ini penjualan sedan menengah kurang begitu menggembirakan. Meski begitu tak menyurutkan minat beberapa pabrikan untuk menghadirkan model baru ke segmen ini. Seperti Honda yang baru saja meluncurkan Accord terbaru ke pasar Asean.

Mobil Honda terbaru ini diperkenalkan di Thailand International Motor Expo 2018. Honda Accord generasi kesepuluh ini mengadopsi sebagian besar model di Amerika Serikat. Tidak hanya itu, desain pesaing Toyota Camry ini juga mirip dengan Honda Civic yang dijual di Indonesia.

Melihat tampilan eksteriornya, Honda Accord Thai-spec mengandalkan lampu LED yang dibuat sipit dan melebar. Desain mobil ini tampak seperti sebuah mobil coupe.

Terdapat tarikan garis mulai dari wajah hingga ke belakang yang dibuat lembut. Sedangkan bagian atap mobil sampai bagian ekor dibuat langsung menyatu. Alhasil tampilan Honda Accord 2019 menjadi tampak menawan.

Bukan tidak mungkin Honda Accord untuk pasar Indonesia nantinya mempunyai tampilan seperti ini. Sebab PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek Honda di Tanah Air mengimpor Accord dari Thailand.

Melihat dapur pacunya, Honda Accord generasi 10 mempunyai beberapa pilihan mesin. Mulai dari mesin turbo i-VTEC 1,5 liter, yang diadopsi dari Civic. Akan tetapi mesinnya tidak benar-benar sama dengan Civic reguler. Sebab mesin 1,5 liter dilakukan tune-up sehingga tenaganya menjadi lebih besar, yakni 194 PS. Jauh lebih besar dari Honda Civic Turbo yang hanya mengeluarkan tenaga 172 PS.

Baca juga: Honda Civic Terbaru Hadir, Ini yang Baru

Untuk pilihan kedua adalah mesin berkapasitas 2,0 liter baru yang dilengkapi dengan peranti turbocharged. Mesin ini pada dasarnya bersumber dari milik Civic Type R. Tenaganya bisa mencapai 256 PS setelah dilakukan penyesuaian.

Pilihan transmisi Honda Accord terbaru ada dua macam. untuk mesin 1,5 liter dikombinasikan dengan transmisi CVT. Sementara pilihan mesin 2,0 liter dibekali transmisi otomatis 10-percepatan. Akan tetapi yang tak kalah menarik perhatian adalah Accor hybrid yang dipajang selama pameran.

Dengan julukan sporty hybrid varian ini mengandalkan Honda Intelligent Multi Mode Drive atau i-MMD. Tenaga yang dihasilkan lebih tinggi dari Accor turbo 1,5 liter. berbekal mesin bensin dan motor listrik yang bekerjasama, Honda Accord Hybrid bisa mengeluarkan tenaga hingga 212 PS.

Inovasi terbesar dari Honda Accord Hybrid adalah tidak dipakainya transmisi konvensional. Honda menyematkan sistem penggerak tunggal langsung yang mengirimkan daya ke roda mobil tanpa perlu transmisi.

Jika Honda Accord terbaru juga dijual di Indonesia, kecil kemungkinan model hybrid juga meluncur di Tanah Air. Yang kemungkinan akan dimasukkan ke Indonesia adalah dua mesin turbocharged. Hanya saja belum ada kepastian kapan mobil baru ini hadir di Indonesia.

Sebagai informasi, Honda Accord generasi terbaru ini mulai dipasarkan di Thailand pada 2019 mendatang. Sehingga kemungkinan hadir di Indonesia sekitar kuartal kedua 2019.

Mazda3, Mazda telah menghadirkan pembaruan untuk salah satu mobil andalannya, Mazda3. Mobil baru ini mendapat sentuhan revisi yang tergolong signifikan. Yang paling jelas terlihat adalah tampilannya yang baru.

Selain itu Mazda3 terbaru juga mempunyai fitur yang lebih lengkap dan performa yang lebih baik dari sebelumnya. Menariknya lagi Mazda3 terbaru ini sekaligus menjadi debut mesin fenomenal Skyactiv-X buatan Mazda.

Mazda3 hadir dalam dua format, yakni sedan dan hatchback. Keduanya mengusung bahasa desain Kodo generasi terbaru. Mazda juga memberikan detail dari Kai Concept yang pernah dipamerkan pada 2017 kemarin.

Di bagian depan Mazda3 hatchback dan sedan terlihat sangat mirip. Bagian wajah dihiasi dengan grille besar dengan pola sulaman yang berbeda antara sedan dan hatchback. Akan tetapi layout keseluruhan tetap sama. Lampu sipit mengapit grille dengan logo Mazda mengambang di bagian tengah. Bagian wajah terlihat bersih, minimalis dan tetap mempertahankan karakter dinamis.

Melirik bagian samping, terdapat lekukan desain yang terlihat terinspirasi dari Vision Coupe. Di bagian pilar C baru terlihat perbedaan Mazda3 sedan dan hatchback. Lalu di bagian buritan, untuk model hatchback dibuat lebih minim sudut dan ada sayap kecil di bagian atas. Keduanya sudah dilengkapi dengan dua knalpot yang membuatnya terlihat sporty.

Sisi interior Mazda3 menghadirkan filosofi ‘less is more’ yang menjadi bagian dari desain khas Mazda Kodo generasi kedua. Dengan filosofi ini Mazda3 menawarkan kabin yang lebih minimalis namun tetap memberikan yang terbaik. Bagian dasbor tampak bersih dengan layar infotainment berukuran 8,8 inci yang tampak menonjol di bagian tengah.

Selain itu juga terdapat tombol-tombol pengaturan AC yang dibuat terpisah dari layar infotainment tersebut. Posisinya segaris dengan ventilasi AC bagian penumpang depan. Untuk konsol tengah dimanfaatkan sebagai kontrol infotainment, tuas transmisi, tombol mode berkendara dan arm rest besar.

Baca juga: Mazda CX-9 Terbaru Hadir di Indonesia, Apa yang Berubah?

Di bagian pengemudi terdapat ventilasi yang diletakkan di kedua sisi panel instrumen. Pilar A dibuat lebih kecil untuk mengurangi blind spot serta meningkatkan visibilitas.

Posisi tuas transmisi Mazda3 dibuat lebih tinggi dan dekat dengan pengemudi. Tujuannya supaya akses antara lingkar kemudi dan tuas transmisi bisa lebih cepat. Hal tersebut akan terasa signifikan saat memilih Mazda3 versi transmisi manual.

Selain pilihan transmisi otomatis 6-percepatan Mazda3 terbaru menawarkan transmisi manual 6-percepatan. Walaupun tidak disebutkan tipe apa saja yang mendapat varian transmisi manual.

Mazda3 sendiri ditawarkan dalam empat pilihan mesin. Skyactiv-G 1.5, 2.0 dan 2.5 liter yang sudah disetel ulang dari generasi sebelumnya. Ada juga pilihan Skyactiv-D 1.8 dan Skyactiv-X. Akan tetapi Mazda belum memaparkan berapa output daya dan torsi mesin mobil terbaru Mazda ini.

Terlepas dari hal tersebut, Mazda3 terbaru mempunyai sistem gerak empat roda AWD. Kombinasi dengan G-Vectoring Control Plus yang sebelumnya sudah hadir pada Mazda CX-5 terbaru.

Mazda3 terbaru dirancang dengan memakai rangka Skyactiv-Vehicle Architecture. Rangka ini diklaim memberikan rasa berkendara alami layaknya berjalan dengan memakai kedua kaki. Bisa dikatakan bahwa tawaran ini lebih canggih dari filosofi Jinbaittai sebelumnya. Tidak hanya rigid, rangka mobil ini didukung suspensi McPherson strut di depan dan torsion beam di belakang yang menggantikan multi-link pada model sebelumnya.

Dengan rangka baru ini dimensi mobil juga disesuaikan. Mazda3 terbaru versi hatchback sedikit lebih pendek dan rendah, namun lebih lebar. Lain halnya dengan versi sedan yang lebih panjang, lebar dan tinggi. Kedua varian Mazda3 terbaru ini mempunyai jarak sumbu roda 2.725 mm, lebih panjang 25 mm dari model lama.

Masih ada tawaran menarik lainnya dari mobil ini. Mazda3 terbaru dilengkapi bantuan pengemudian canggih. Ada sistem Cruising & Traffic Support yang merupakan cruise control versi pelan untuk lalu lintas padat. Juga ada sistem Driver Monitoring yang memanfaatkan sensor infra merah dan LED untuk observasi kondisi pengemudi.

Informasi lain seputar Mazda3 akan dirilis belakangan. Rencananya Mazda3 terbaru akan dirilis ke pasar global pada awal tahun depan, dimulai dari pasar Amerika Serikat.

0 66

Honda Civic, Honda tampak cukup gencar menghadirkan mobil baru menjelang akhir tahun. Yang terbaru adalah kehadiran Civic di Thailand setelah beberapa bulan menjalani debut global di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Honda Civic terbaru menawarkan desain eksterior yang lebih segar. Tidak hanya itu, mobil Honda ini juga mendapat tambahan varian baru yang bisa dipilih oleh calon konsumen.

Dalam situs resminya Honda Thailand menawarkan empat varian Civic. Keempat mobil tersebut adalah 1.8 E, 1.8 EL, 1.5 Turbo, dan 1.5 Turbo RS. Harga mobil Honda Civic terbaru ini juga beragam. Mulai dari 874.000 baht atau sekitar Rp 381 jutaan sampai dengan 1.219.000 baht atau mencapai Rp 531,5 jutaan.

Hanya saja Honda Civic terbaru ini tersedia dalam pilihan transmisi otomatis saja. Tidak ada pilihan transmisi manual untuk keempat varian Civic yang hadir di Negeri Gajah Putih itu. Jadi konsumen yang ingin memiliki mobil dengan transmisi manual, maka model ini bukan menjadi pilihan yang cocok.

Honda Civic yang dibekali dengan mesin berkapasitas 1.8 liter bisa menghasilkan tenaga sebesar 141 daya kuda pada putaran mesin 6.500 rpm dan torsi mencapai 174 Nm pada 4.300 rpm. Sedangkan untuk versi mesin 1.5 liter Turbo VTEC bisa menghasilkan tenaga yang lebih besar lagi. Yakni 174 dk pada 5.500 rpm dengan torsi maksimum 220 Nm pada rentang putaran 1.700 – 5.500 rpm.

Melihat tampilan luarnya, Honda Civic mendapat sentuhan revisi di bagian bumper depan yang kini dibuat lebih sporty. Di samping itu sayap di grille depan juga dibuat lebih menarik dengan sentuhan warna krom atau hitam, tergantung dari varian.

Melirik bagian buritan, terdapat lapisan krom yang membentang di bagian bumper bawah. Selain itu Honda juga menyematkan ban terbaru berukuran 17 inci pada varian VTEC Turbo. Sementara varian lain memakai ban berdiameter 16 inci.

Baca juga: Spesifikasi Honda Civic Hatchback Turbo Indonesia

Mengenai fitur, Honda Civic terbaru dilengkapi dengan Honda Sensing suite of safety and driver assist system. Fitur ini meliputi Collision Mitigation Braking System, Adaptive Cruise Control with Low-Speed Follow, Lane Keep Assist System, Road Departure Mitigation System with Lane Departure Warning dan Auto High Beam yang hanya terdapat pada varian 1.5 Turbo RS.

Sedangkan varian lain dibekali dengan fitur canggih seperti VSA, ABS, EBD, ESS, empat airbag hingga kamera belakang. Tidak hanya itu saja, varian 1.8 EL dan 1.5 Turbo R juga dilengkapi dengan 2 airbag dan LaneWatch camera system yang terpasang di spion samping.

Di bagian tengah mobil juga terdapat layar multimedia berukuran 7 inci. Akan tetapi untuk varian 1.8 E layar multimedianya berukuran 5 inci.

Di samping itu kursi sopir model 1.8 E bisa diatur delapan pilihan sesuai keinginan. Sementara pada model Turbo dan Turbo RS mempunyai empat pilihan posisi duduk penumpang. Juga terdapat jok kulit selain varian 1.8 E.

Honda menawarkan mobil baru ini dalam lima pilihan warna. Antara lain Brilliant Sporty Blue Metallic, Platinum White Pearl, Lunar Silver Metallic, Modern Steel Metallic, dan Crystal Black Pearl.

Honda PCX, Akhirnya prinsipal Honda remi memasarkan PCX Elektrik atau listrik. Menurut informasi yang dirilis oleh pabrikan motor asal Jepang itu, Honda PCX Elektrik mempunyai performa khas skuter besar dengan pendongkrak tenaga baru, motor listrik. Motor Honda terbaru ini akan dijual lebih dulu di Jepang, baru kemudian di Asia Tenggara.

Walaupun sudah mengumumkan bahwa motor ini resmi dijual untuk konsumen korporat dan masyarakat, sayangnya belum ada informasi mengenai harga. Padahal sebenarnya informasi harga Honda PCX Elektrik menjadi hal yang penting untuk mengedukasi masyarakat. Seperti yang diketahui, masyarakat kini mulai menaruh perhatian terhadap kendaraan yang ramah lingkungan.

“PCX Elektrik dibangun berdasarkan PCX yang populer berkat desain stylish dan dengan sumber tenaga yang ramah lingkungan. Didukung unit daya listrik kompak yang baru dikembangkan. Konstruksi motor listrik dengan Interior Permanent Magnet (IPM), memungkinkan torsi padat sejak putaran rendah nan bertenaga dengan akselerasi yang lembut juga sanggup untuk menanjak,” tulis Honda Global dalam siaran resminya, dikutip dari Oto.

Sebelumnya belu banyak yang bisa diketahui tentang motor baru Honda ini. Akan tetapi kini Honda sudah mengungkapkan bagaimana spesifikasi teknis motor ini.

Honda PCX Elektrik mempunyai total tenaga 5,7 daya kuda. Output daya ini sebenarnya terbilang rendah dibandingkan dengan versi mesin 150 cc, bahkan juga termasuk 125 cc. Sebagai perbandingan, Honda PCX 150 yang hadir di Indonesia bisa mengeluarkan tenaga sebesar 14,7 PS. Akan tetapi jangan terburu memandang sebelah mata. Mari lihat bagaimana figur torsi.

Tenaga dan torsi motor ini dibantu dengan motor berkode EF01M yang mempunyai output standar 0,98 kw. Setelah diolah optimal, tenaga di atas dengan torsi mencapai 18 Nm/500 rpm bisa melontar begitu sigap. Hal tersebut menjadi keunggulan dari motor bertenaga listrik. Torsi yang dihasilkan bisa langsung besar dengan sangat singkat.

Perlu diketahui, Honda PCX Electric tidak memakai transmisi, hanya single speed. Jadi pengendara hanya perlu tarik gas saja untuk membuat motor berjalan.

Daya listrik diperoleh dari baterai lithium. Baterai ini bisa dikatakan multifungsi dan canggih. Dua baterai yang diberi nama Mobile Power Packs dapat diisi maksimal masing-masing dalam waktu 4 jam. Ini dengan metode melepas baterai dan mengisinya di peranti terpisah. Bila mencolokkan adaptor langsung ke motor, maka membutuhkan waktu hingga 6 jam untuk mengisi daya listrik.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Honda PCX Hybrid 2018

Dua Mobile Power Pack yang dibenamkan pada Honda PCX Elektrik mempunyai spesifikasi 50,4V/20/8 Ah. Dalam kondisi terisi penuh, Honda PCX Elektrik bisa melesat hingga 41 km dengan kecepatan 60 km/jam dan beban satu penumpang. Klaim tersebut juga dilaporkan ke Kementerian Transportasi Jepang.

Dikatakan multifungsi lantaran selain menggerakkan Honda PC, baterai tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain. saat dilepas baterai ini bisa dipakai untuk menghidupkan listrik di sebagian rumah, tenda maupun kendaraan lain yang memakai sistem serupa.

Untuk fiturnya, Honda PCX elektrik tidak jauh berbeda dengan dua tipe PCX yang ditawarkan di Indonesia, PCX dan PCX Hybrid. Desain bodi yang mewah dengan proporsi kombinasi motor perkotaan dan touring tersaji pada motor ini.

Motor Honda ini dibekali dengan lampu LED di seluruh bagian. Juga terdapat panel digital yang memuat informasi mengenai pengendaraan maupun pengecasan. Selain itu juga ada Smart key yang merupakan sebuah remot canggih pengganti kunci baja yang dipakai untuk menggunakan motor.

Tidak terdapat blok CVT maupun filter udara. Hanya ada sistem penggerak yang menyatu dengan swing arm yang juga sebagai dudukan suspensi maupun spakbor belakang.

Satu-satunya perbedaan antara Honda PCX Elektrik dan PCX standar adalah tidak adanya knalpot. Wajar, sebab motor ini tidak memakai mesin bensin lagi alias murni motor listrik. Sehingga Honda PCX listrik tidak membutuhkan penyaluran gas buang. Di samping itu bobot motor juga berbeda. Honda PCX Electric mempunyai bobot 144 kg, lebih berat dari versi bensin yang hanya 133 kg saja.

Honda PCX ini dijual dalam satu pilihan warna saja, yakni putih. Honda juga menambahkan aksentuasi candy blue di beberapa bagian.

Baca juga: Yamaha NMAX vs Honda PCX 2018

Di Jepang Honda PCX electric belum dijual secara umum, melainkan masih ditawarkan untuk korporasi dan konsumen terbatas. Menurut keterangan resmi ari lama Honda Jepang pabrikan menyewakan 250 unit PCX listrik secara eksklusif kepada perusahaan, pemilik usaha perorangan, kantor pemerintahan yang biasa sewanya tergantung peruntukan dan lamanya peminjaman.

Rencananya Honda PCX listrik ini juga akan menjadi kendaraan sewa bagi turis-turis di Jepang mulai awal tahun 2019 mendatang yang akan menerapkan sistem sharing platform. Hal ini bukan tanpa tujuan. Sebelum dijual untuk umum Honda ingin meriset secara komprehensif dan lebih jauh mengenai penerapan kendaraan roda dua listrik di wilayah metropolitan Jepang.

Mulai dari penerapan isi ulang daya oleh individual, durabilitas motor, performa baterai, sampai pengembangan bisnis apakah PCX listrik punya nilai guna yang bagus saat menjadi armada sharing platform di perkotaan.

Lantas apakah motor listrik Honda ini nantinya juga akan dijual di Indonesia. Sebenarnya pada jang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 kemarin Honda memperkenalkan motor listrik ini. Jika memperhatikan pernyataan Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran PT AHM saat IMOS kemarin, maka peluncurannya akan dilakukan tahun depan.

“Kami sedang mempersiapkan kehadirannya ditunggu saja nanti saatnya tiba akan kami informasikan,” ungkap Thomas sebagaimana dilansir dari laman kumparanOTO.

Era kendaraan listrik sudah semakin dekat. Sudah semestinya pabrikan motor di Indonesia mulai menaruh perhatian akan hal tersebut. Jika belum bisa memasarkan motor listrik, maka bisa dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai motor listrik.

0 67

Mobil DFSK, Berstatus sebagai pendatang baru, ada banyak tugas yang harus diselesaikan oleh DFSK agar bisa menarik banyak perhatian konsumen mobil di Tanah Air. Maka dari itu PT Sokonindo Automobile selaku pabrikan yang bertanggungjawab atas DFSK di Indonesia sudah menyusun rencananya.

PT Sokonindo Automobile berencana untuk meluncurkan dua mobil baru untuk menemani Glory 580. Dua mobil ini juga merupakan model sport utility vehicle (SUV) yang ditujukan untuk memperkuat statusnya sebagai ‘SUV Expert’ di Indonesia. Dari dua model yang akan dirilis itu slah satu diantaranya merupakan produk yang benar-benar baru. Jadi belum pernah dijual di Tanah Air.

“Melihat penerimaan yang baik dari Glory 580, kami terus berusaha memberikan produk dengan kualitas terbaik. Kami juga merencanakan SUV baru untuk market Indonesia. Kami sedang mempersiapkan detailnya dan akan diinformasikan di awal tahun depan,” ujar Franz Wang, Managing Director PT Sokonindo, melansir dari laman kumparanOTO.

Ia menambahkan bahwa mobil baru ini akan diluncurkan pada semester I tahun 2019 mendatang. Hanya saja ia masih belum bersedia untuk membocorkan seperti apa spesifikasi maupun detail lain mobil baru DFSK itu.

“Saya sebenernya sama tertariknya dengan Anda terkait produk ini. Tapi saya rasa informasi yang diberikan nantinya akan jadi janji ke konsumen, jadi lebih baik kami informasikan nanti saat ada detailnya,” ungkapnya.

Sedangkan satu model lainnya adalah varian baru untuk DFSK Glory 580 yang sudah hadir di Indonesia. Untuk model yang satu ini nantinya akan menjadi model flagship atau varian tertinggi dari DFSK Glory 580. Mobil ini nantinya akan dilengkapi dengan teknologi canggih.

“Tahun depan akan ada varian Glory 580 dengan smart technology. Nantinya kamu akan bisa ‘berbicara’ dengan mobil kamu,” kata Franz.

Baca juga: Glory 580 vs Honda CR-V, Mana yang Memikat?

Untuk diketahui, saat ini DFSK Glory 580 ditawarkan dalam empat pilihan varian. Antara lain Comfort 5M/T 1,8L, Comfort CVT 1,5L Turbo, Luxury 6M/T 1,5 L Turbo, dan Luxury CVT 1,5 L Turbo. Harga Glory 580 ini mulai dari Rp 245,9 juta sampai dengan Rp 308 juta.

Glory 580 dibekali dengan beragam fitur menarik. Mulai dari electronic parking brake (EPB), tyre pressure monitoring system (TPMS) untuk tipe 1.5 T Luxury, ABS+EBD, serta reverse camera and radar.

Tidak hanya itu, mobil SUV ini juga mempunyai fitur sunroof sehingga membuat tampilan mobil menjadi mewah. Fitur lain dari Glory 580 adalah layar sentuh 10 inci untuk tipe 1.5T Luxury. Sedangkan untuk tipe 1.5 Comfort dan 1.8L dilengkapi dengan monitor 8 inci.

Berbagai fitur keselamatan turut hadir pada mobil ini. Diantaranya airbag di dashboard pengemudi dan penumpang. Fitur ini disematkan untuk semua tipe. Sedangkan pada varian 1.5% Luxury terdapat tambahan airbag di penjuru kursi pengemudi dan penumpang depan.

Juga terdapat fitur lain yang membuat mobil ini semakin menarik. Seperti hill start assist (HAS), hill hold control (HHC), dan electronic stability program (ESP). Juga tersedia cruise control untuk tipe 1.5 Luxury.

0 58

Isuzu MU-X, Di tengah ketidakpastian kehadiran Panther, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berniat untuk menghadirkan MU-X terbaru. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO PT IAMI, Joen Boedi Putra. Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat jadwal untuk memberikan penyegaran pada mobil SUV 7-penumpang itu.

“Kami tetap ada jadwal dan rencana melakukan improvement. Ya tetap dengan mempertahankan ciri khasnya. Dan mudah-mudahan, tahun depan kami mengundang teman-teman menyaksikan perubahan ada di produk kami. Kami harapkan menjelang GIIAS (2019),” ujar Joen, dikutip dari laman Oto.

Informasi ini bisa menjadi kabar yang menarik. Sebab Isuzu MU-X sudah lama tidak mendapat penyegaran, tepatnya sejak Agustus tahun kemarin. Tahun lalu Isuzu Isuzu memberikan sentuhan penyegaran pada segi tampilan dan fitur. Selain itu Isuzu MU-X juga mendapat varian baru 4×4. Mobil ini dirilis sebelum dimulainya GIIAS 2017.

Hanya saja belum ada informasi seperti apa pembaruan yang dilakukan pada Isuzu MU-X terbaru yang akan hadir tahun depan. Joen mengaku belum mengetahui fitur apa saja yang ada pada MU-X terbaru.

“Sekarang belum dikasih fitur lebih jelas, tapi komitmen dari principal ada perubahan. Belum tahu apa saja, tapi ada improvement yang mereka lakukan dan mereka sampaikan ke kami,” jelasnya.

Sedangkan saat disinggung soal kompetitor baru di segmennya, Joen hanya mengatakan bahwa Isuzu MU-X tidak bersaing secara langsung. Dengan kata lain ada perbedaan yang ditawarkan Isuzu MU-X dibanding kompetitor.

“Persaingan saat ini ada, kami tidak saingan dengan si A, B, C dan D. Bagi kami di Isuzu, kami merasa produk kami ini segmennya beda,” jelasnya.

Salah satu nilai jual dari Isuzu MU-X adalah sosok tampilannya yang lebih gagah dibandingkan kompetitor lainnya. Isuzu MU-X diklaim mempunyai spesifikasi yang berbeda, dengan tampilan yang berbeda. Dengan begitu segmennya juga berbeda. PT IAMI mengklaim mempunyai produk lebih macho, kuat dan durabilitas yang lebih baik.

Baca juga: Konsep Isuzu Panther Terbaru Sudah Ada, Tapi …

Isuzu MU-X bukan satu-satunya model yang akan mendapat penyegaran. Isuzu juga berencana menyegarkan D-Max. Mobil pikap yang dijual dalam versi single dan double cabin ini juga akan mengalami penyegaran pada tahun depan. Sebab respon pasar pada mobil yang bisa dipakai di medan off-road maupun urban ini masih baik dan perlu untuk dijaga.

“Tadinya agak susah karena di segmen (D-Max) ini maunya spek rendah dan murah. Karena ada pertimbangan soal safety, ada standar-standar fitur safety yang dibutuhkan, sehingga kami sudah mulai bisa penetrasi,” jelas Joen.

Hanya saja tidak disebutkan soal pembaruan mesin mobil Isuzu tersebut. Akan tetapi PT IAMI sudah menyatakan bahwa lini produk mereka, baik kendaraan penumpang maupun niaga sudah siap untuk masuk dalam standar emisi EURO 4. Bahkan mesin diesel Isuzu yang mengadopsi teknologi Common Rail itu juga dijamin bisa menggunakan bahan bakar biosolar B20 yang saat ini menjadi standar.

Isuzu MU-X yang saat ini dipasarkan di Indonesia mempunyai dua varian 4×2 dan satu varian 4×4. Salah satunya adalah Isuzu MU-X 2.5L AT Premiere yang menjadi varian terendah. Mobil ini dibekali dengan pelek berukuran 18 inci.

Selanjutnya adalah Isuzu MU-X 2.5L AT Royale. Tampilan mobil ini dibuat lebih mewah dari varian sebelumnya. Ukuran peleknya juga lebih besar dengan diameter 20 inci. Di samping itu fitur yang disematkan juga lebih banyak.

Di sisi depan terdapat lampu utama LED bi-function dengan fitur auto leveling, DRL dan foglamp dengan desain baru. Grille dan desain bumper juga terlihat menarik, dengan lampu belakang kombinasi dan LED positioning.

Di sisi interior juga tergolong mewah berkat hadirnya desain dua warna dan detail yang lebih rapi. Juga ada sistem infotainment layar sentuh LCD berukuran 8 inci.

Layar sentuh Isuzu MU-X ini dilengkapi dengan dukungan koneksi Bluetooth, port USB Ekstra, sistem navigasi, fitur kamera mundur dan kamera bird view 360 yang dapat membantu pengemudi melihat kondisi di sekeliling mobil. Juga terdapat layar monitor tambahan yang diletakkan di atap untuk penumpang baris kedua.

Isuzu MU-X yang dirilis tahun lalu juga diklaim lebih senyap dibanding model sebelumnya. Sebab adanya tambahan lapisan di bagian lantai dan sejumlah celah. Isuzu mengklaim mobil ini lebih kedap suara dari luar sebanyak 19 persen dari model sebelumnya.

Fitur-fitur yang disematkan juga tergolong menarik. Seperti Hill Start Assist, Hill Decent Control, Brake Assist, Electronic Stability Control, Traction Control dan Electronic Brake Force Distribution.

Baik varian 4×2 maupun 4×4 mengandalkan dapur pacu 2,5 liter yang sanggup mengeluarkan tenaga 136 PS dengan torsi 320 Nm. Mesin turbodiesel ini dipadukan dengan transmisi otomatis 5-percepatan. Hanya saja Isuzu MU-X 4×4 mempunyai fitur yang lebih sedikit dari 4×2. Misalnya fitur AC masih analog dengan knob putar.